Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Resmi! FIFA Sanksi Israel Usai Diadukan Palestina, Langsung Jatuhi 3 Hukuman

Resmi! FIFA Sanksi Israel Usai Diadukan Palestina, Langsung Jatuhi 3 Hukuman
Resmi! FIFA Sanksi Israel Usai Diadukan Palestina, Langsung Jatuhi 3 Hukuman

PEWARTA.CO.ID — Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akhirnya menjatuhkan sanksi terhadap Federasi Sepak Bola Israel (IFA) setelah menerima laporan resmi dari Federasi Sepak Bola Palestina (PFA).

Keputusan ini diambil usai FIFA melakukan serangkaian peninjauan terkait dugaan pelanggaran yang dilaporkan.

Mengutip laporan Aljazeera pada Jumat (20/3/2026), FIFA menjatuhkan tiga jenis hukuman kepada IFA sebagai bentuk respons atas kasus tersebut.

Sanksi pertama berupa denda sebesar 150.000 Franc Swiss atau sekitar Rp3,2 miliar. Selain itu, IFA juga menerima peringatan resmi dari FIFA.

Tak hanya itu, FIFA turut mewajibkan IFA menjalankan langkah-langkah pencegahan sesuai arahan Komisi Disiplin. Salah satu bentuk implementasinya adalah kewajiban menampilkan spanduk bertuliskan “Football Unites the World – No to Discrimination” di samping logo federasi saat Timnas Israel melakoni laga FIFA A Match di kandang.

Respons pasif IFA

Sanksi ini bermula dari laporan yang diajukan Federasi Sepak Bola Palestina. Dalam aduannya, pihak Palestina menyoroti dugaan adanya tindakan diskriminasi terhadap pemain-pemain Palestina, khususnya di wilayah Tepi Barat.

Berdasarkan hasil investigasi Komisi Disiplin FIFA, IFA dinilai tidak memberikan respons terhadap laporan tersebut. Sikap pasif inilah yang kemudian menjadi salah satu alasan utama FIFA menjatuhkan sanksi kepada federasi sepak bola Israel.

Kenapa FIFA tidak banned Israel?

Keputusan FIFA ini memunculkan pertanyaan di kalangan publik, terutama terkait tidak dijatuhkannya sanksi berat berupa larangan tampil (ban) terhadap Israel.

Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir, konflik yang melibatkan militer Israel di Palestina telah menyebabkan kehancuran luas dan korban jiwa dalam jumlah besar. Namun, hingga saat ini FIFA belum mengambil langkah ekstrem seperti membekukan seluruh aktivitas sepak bola Israel.

Tim nasional Israel masih diperbolehkan mengikuti berbagai ajang internasional, termasuk Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa dan Kualifikasi Piala Eropa. Begitu pula dengan klub-klub Israel yang tetap berkompetisi di turnamen antarklub Eropa.

Kondisi ini berbeda dengan kebijakan FIFA terhadap Rusia pada 2022. Saat itu, FIFA langsung menjatuhkan sanksi tegas dengan melarang Rusia tampil di semua kompetisi internasional setelah invasi ke Ukraina. Sejak saat itu, baik tim nasional maupun klub Rusia tidak lagi berpartisipasi dalam ajang resmi.

Perbedaan perlakuan ini pun memicu sorotan publik terkait konsistensi kebijakan FIFA dalam menangani isu-isu global yang berkaitan dengan konflik dan kemanusiaan.

Ke depan, publik masih menunggu apakah FIFA akan mengambil langkah lanjutan terhadap Israel atau tetap mempertahankan kebijakan yang ada saat ini.

Advertisement
Advertisement
Advertisement