Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Harga Cabai dan Minyak Goreng Melonjak, Bawang Merah Tembus Rp70 Ribu per Kg Hari Ini

Harga Cabai dan Minyak Goreng Melonjak, Bawang Merah Tembus Rp70 Ribu per Kg Hari Ini
Harga Cabai dan Minyak Goreng Melonjak, Bawang Merah Tembus Rp70 Ribu per Kg Hari Ini

PEWARTA.CO.ID — Pergerakan harga pangan nasional hari ini kembali menunjukkan tren kenaikan pada Selasa (21/4/2026). Sejumlah komoditas utama seperti bawang, beras, cabai, hingga minyak goreng mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan di berbagai daerah.

Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas bawang merah. Harga bahan dapur ini melonjak hingga 50,64 persen dan kini berada di level Rp70.350 per kilogram.

Bawang dan beras ikut terkerek

Tak hanya bawang merah, bawang putih juga mengalami peningkatan harga cukup tajam. Komoditas ini tercatat naik 43 persen menjadi Rp57.200 per kilogram.

Sementara itu, harga beras di berbagai kualitas turut mengalami penyesuaian ke atas. Beras kualitas bawah I kini dijual di angka Rp16.150 per kilogram setelah naik 11 persen. Sedangkan beras kualitas bawah II mengalami kenaikan lebih tinggi, yakni 15,12 persen menjadi Rp16.750 per kilogram.

Untuk kategori beras medium, kenaikan juga terlihat cukup signifikan. Beras medium I naik 13,4 persen menjadi Rp18.200 per kilogram, sementara medium II meningkat 9,12 persen ke level Rp17.350 per kilogram.

Adapun beras kualitas premium juga tidak luput dari kenaikan. Beras super I tercatat naik 11,53 persen menjadi Rp19.350 per kilogram, sedangkan super II naik 12,46 persen menjadi Rp18.950 per kilogram.

Harga cabai meroket

Kenaikan harga juga terjadi pada berbagai jenis cabai yang menjadi komoditas sensitif di pasar. Cabai merah besar naik 33,15 persen menjadi Rp60.650 per kilogram. Cabai merah keriting turut meningkat 31,43 persen ke harga Rp58.750 per kilogram.

Untuk cabai rawit, lonjakan harga bahkan lebih tinggi. Cabai rawit hijau naik 23,19 persen menjadi Rp63.750 per kilogram. Sementara cabai rawit merah mencatat kenaikan paling tinggi di kelompok ini, yakni sebesar 54,16 persen hingga menyentuh Rp119.400 per kilogram.

Daging, gula, dan telur juga naik

Di sektor protein hewani, harga daging ayam ras segar mengalami lonjakan tajam hingga 215,56 persen dan kini berada di angka Rp47.150 per kilogram.

Daging sapi juga menunjukkan tren kenaikan. Untuk kualitas I, harga naik 7,41 persen menjadi Rp158.750 per kilogram. Sedangkan kualitas II meningkat 21,47 persen menjadi Rp170.000 per kilogram.

Kenaikan turut terjadi pada komoditas gula. Gula pasir premium naik 20,79 persen menjadi Rp24.400 per kilogram. Sementara gula pasir lokal mengalami kenaikan 7,07 persen dan kini berada di harga Rp20.450 per kilogram.

Selain itu, harga telur ayam ras segar ikut terdongkrak 28,2 persen menjadi Rp41.600 per kilogram.

Minyak goreng ikut terkerek

Harga minyak goreng juga mengalami kenaikan meski tidak setinggi komoditas lain. Minyak goreng curah tercatat naik 5,47 persen menjadi Rp21.200 per liter.

Untuk minyak goreng kemasan bermerek, kenaikan juga terjadi pada dua kategori. Minyak goreng kemasan merek I naik 9,83 persen menjadi Rp25.700 per liter, sedangkan merek II meningkat 1,11 persen ke harga Rp22.700 per liter.

Kenaikan harga pangan ini menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, terutama menjelang momentum konsumsi tinggi. Pemerintah dan pemangku kepentingan diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan agar lonjakan harga tidak terus berlanjut.

Advertisement
Advertisement
Advertisement