Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Inspiratif! Guru SMK Ini Sukses dari Ternak Kambing, Kisahnya Bikin Siswa Berani Ikut Berwirausaha

Inspiratif! Guru SMK Ini Sukses dari Ternak Kambing, Kisahnya Bikin Siswa Berani Ikut Berwirausaha
Ficky Sapura menunjukkan kandang beserta ternak kambing yang sukses ia kelola. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Semangat kewirausahaan bisa lahir dari mana saja, bahkan dari tempat yang tak terduga seperti kandang kambing.

Hal inilah yang terjadi di lingkungan SMK Pangeran Wijayakusuma, Penjaringan, Jakarta Utara, berkat peran seorang guru inspiratif bernama Ficky Saputra.

Tak hanya mengajar di dalam kelas, Ficky menghadirkan contoh nyata tentang bagaimana membangun usaha dari nol.

Di tengah aktivitasnya sebagai pendidik, ia juga menekuni bisnis peternakan kambing yang dirintis secara mandiri dan penuh ketekunan.

Belajar usaha dari hal sederhana

Usaha peternakan yang dijalankan Ficky bukan sekadar pekerjaan sampingan. Lebih dari itu, aktivitas tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa.

Mereka diajak memahami proses bisnis dari hal paling dasar, mulai dari memberi pakan ternak, merawat kambing, hingga memasarkan hasilnya.

Dari kegiatan sederhana tersebut, siswa mulai menyadari bahwa peluang usaha tidak harus menunggu sesuatu yang besar. Justru, dari hal-hal dekat dalam kehidupan sehari-hari, peluang itu bisa tumbuh dan berkembang.

Bagi Ficky, pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada nilai akademik semata. Ia percaya, keberanian untuk memulai usaha juga harus ditanamkan sejak dini agar siswa siap menghadapi masa depan.

“Saya ingin anak-anak punya mimpi besar dan berani memulainya dari sekarang. Kalau dari sekolah mereka sudah belajar usaha, setelah lulus mereka punya bekal untuk hidup mandiri bahkan membuka lapangan pekerjaan,” kata Ficky.

Menumbuhkan mental mandiri sejak sekolah

Menurut Ficky, pengalaman berwirausaha yang didapat sejak bangku sekolah akan menjadi modal penting bagi siswa ketika terjun ke dunia kerja. Dengan bekal tersebut, mereka tidak hanya siap menjadi pekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha sendiri.

Pendekatan ini terbukti berdampak nyata. Salah satu siswa, Gagah Rizky Fahrezi, mengaku terinspirasi dari perjalanan sang guru. Ia pun mulai mencoba merintis usaha kecil sembari tetap menjalani kegiatan belajar di sekolah.

“Dari Pak Ficky saya belajar bahwa usaha tidak harus menunggu lulus. Selama ada niat dan mau belajar, kita bisa mulai dari sekarang. Itu yang membuat saya berani mencoba berwirausaha,” ujar Gagah.

Lingkungan sekolah jadi ladang entrepreneur muda

Semangat yang ditunjukkan Gagah perlahan menular ke siswa lainnya. Banyak di antara mereka mulai tertarik untuk mencoba berbagai jenis usaha, mulai dari bisnis online, penjualan makanan ringan, jasa digital, hingga peternakan sederhana.

Kondisi ini membuat lingkungan sekolah berubah menjadi ruang yang mendukung tumbuhnya jiwa kewirausahaan. Para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mulai mempraktikkan langsung dunia usaha sejak dini.

Inspirasi besar dari tempat sederhana

Kisah Ficky Saputra menjadi bukti bahwa inspirasi tidak selalu datang dari ruang kelas formal atau seminar bisnis. Dari kandang kambing yang dikelola dengan kesungguhan, lahir pelajaran berharga tentang kerja keras, proses, dan keberanian mengambil langkah.

Melalui pendekatan humanis dan keteladanan nyata, Ficky berhasil menanamkan semangat mandiri kepada para siswa.

SMK Pangeran Wijayakusuma pun terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang bagi diri sendiri dan orang lain.

Dari tempat sederhana itulah, mimpi-mimpi besar mulai tumbuh dan perlahan menjadi nyata.

Advertisement
Advertisement
Advertisement