Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Jusuf Kalla Ungkit Berjasa Jadikan Jokowi Presiden, Ini Kata Golkar

Jusuf Kalla Ungkit Berjasa Jadikan Jokowi Presiden, Ini Kata Golkar
Jusuf Kalla (JK).

PEWARTA.CO.ID — Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, angkat bicara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, yang mengaku memiliki kontribusi besar dalam perjalanan politik Joko Widodo (Jokowi) hingga menjadi Presiden RI.

Sarmuji mengaku tidak mengetahui secara detail dinamika di balik proses pencalonan pada Pilpres 2014. Menurutnya, hanya Jokowi yang memahami secara utuh rangkaian peristiwa tersebut.

"Saya nggak tahu persis. Hanya Pak Jokowi yang tahu versi lengkapnya seperti apa. Yang lain hanya tahu sebagian saja," tutur Sarmuji, Minggu (19/4/2026).

Tidak ada faktor tunggal dalam politik

Lebih lanjut, Sarmuji menegaskan bahwa dalam setiap peristiwa besar, termasuk proses politik, tidak pernah ada satu faktor tunggal yang menjadi penentu. Ia membuka kemungkinan bahwa banyak pihak, termasuk JK, memiliki kontribusi dalam mengantarkan Jokowi ke kursi kepresidenan.

"Di dunia ini nggak ada yang terjadi karena faktor tunggal. Bisa jadi Pak JK punya jasa, kemungkinan yang lain juga punya jasa. Tapi itu hak Pak JK untuk menyampaikan bahwa beliau punya jasa," pungkasnya.

JK klaim berperan besar dalam karier politik Jokowi

Sebelumnya, Jusuf Kalla secara terbuka mengungkapkan peran besarnya dalam perjalanan politik Jokowi, mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Ia menyebut dirinya sebagai sosok yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi gubernur. Saya yang bawa," ujar JK dalam jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

JK menjelaskan bahwa dirinya juga sempat bertemu langsung dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk meyakinkan bahwa Jokowi adalah kandidat yang layak diusung.

"Saya bertemu itu Ibu Mega. Ibu, ini calon baik orang PDIP. Ah, jangan (kata Bu Mega), akhirnya beliau setuju. (Lalu setelah Pilgub) jadilah gubernur. Nah ini (foto Jokowi sungkem pada saya) waktu dia menang jadi gubernur, setelah ke Ibu Mega, datang ke saya mengucapkan terima kasih," tuturnya sambil menunjukkan foto Jokowi menyampaikan terima kasih padanya.

Dalam konteks yang lebih luas, JK juga menilai bahwa perannya tidak berhenti di Pilkada DKI Jakarta 2012. Ia bahkan mengklaim memiliki kontribusi dalam mengantarkan Jokowi menjadi Presiden RI, termasuk saat diminta mendampingi sebagai wakil presiden.

"Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu Termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur, mana bisa jadi presiden, coba lihat (foto Jokowi sungkem)," ujarnya.

Pernyataan JK tersebut muncul dalam rangka klarifikasi atas ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026, yang sebelumnya sempat menjadi polemik di tengah publik.

Advertisement
Advertisement
Advertisement