Mainan Fisik Tetap Penting bagi Anak di Era Gadget, Ini Hasil Studi Terbaru
![]() |
| Mainan Fisik Tetap Penting bagi Anak di Era Gadget |
PEWARTA.CO.ID — Di tengah pesatnya penggunaan perangkat digital oleh anak-anak, keberadaan mainan fisik masih dinilai memiliki peran krusial dalam mendukung proses tumbuh kembang mereka.
Berbagai studi ilmiah menunjukkan bahwa permainan langsung atau hands-on tetap memberikan kontribusi signifikan, terutama dalam aspek sosial, motorik, hingga kognitif.
Peran penting permainan langsung bagi perkembangan anak
Sejumlah penelitian menegaskan bahwa aktivitas bermain secara langsung memberikan manfaat yang tidak tergantikan oleh perangkat digital. Studi dari American Academy of Pediatrics menyebutkan bahwa permainan fisik mampu meningkatkan perkembangan bahasa, fungsi eksekutif, serta keterampilan sosial anak.
Interaksi tatap muka yang terjadi saat anak bermain juga dinilai lebih efektif dalam menumbuhkan empati. Hal ini menjadi pembeda utama dibandingkan interaksi berbasis layar yang cenderung pasif dan minim respons emosional.
Temuan serupa juga datang dari University of Toledo. Penelitian tersebut mengungkap bahwa anak-anak yang bermain dengan mainan tradisional memiliki kualitas interaksi lebih baik dengan orang tua. Percakapan yang terjalin pun lebih kaya dan responsif dibandingkan saat anak menggunakan perangkat digital.
Sementara itu, World Health Organization turut merekomendasikan pembatasan durasi penggunaan layar, khususnya bagi anak usia dini. Organisasi tersebut juga mendorong peningkatan aktivitas fisik serta permainan interaktif guna menunjang perkembangan yang optimal.
Industri mainan hadapi tantangan digitalisasi
Di sisi lain, industri mainan domestik saat ini menghadapi tekanan dari produk impor serta perubahan perilaku konsumen yang semakin terdorong ke arah digital. Pergeseran ini turut memengaruhi pola bermain anak yang kini lebih sering berinteraksi dengan layar dibandingkan bermain secara langsung.
Pelaku industri menilai kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam mempertahankan relevansi mainan fisik di tengah dominasi teknologi. Meski begitu, mainan konvensional dinilai masih memiliki keunggulan karena mampu menghadirkan pengalaman belajar yang nyata dan interaktif.
Pentingnya keseimbangan antara gadget dan permainan konvensional
General Manager PT Pangeran Maju Bahagia, Handy Lie, menilai bahwa perubahan pola bermain anak perlu direspons dengan pendekatan yang seimbang antara teknologi dan aktivitas konvensional.
“Anak-anak sekarang tumbuh di era gadget dan layar digital. Kami melihat bahwa peran mainan fisik justru semakin penting karena dapat membantu anak belajar berinteraksi, bergerak, dan menggunakan imajinasinya,” ujar Handy Lie.
Ia menegaskan bahwa aktivitas bermain bukan sekadar hiburan, melainkan bagian integral dari proses pembelajaran anak sejak dini.
“Bermain bersama anak adalah investasi yang tidak bisa digantikan. Mainan yang tepat bisa menciptakan komunikasi, melatih kemampuan motorik, sekaligus mempererat hubungan di dalam keluarga. Itu yang selalu kami pikirkan setiap kali mengembangkan produk baru,” katanya.
