Harga Plastik Mahal, Penjual Ini Bungkus Minuman Pakai Daun Pisang
![]() |
| Harga Plastik Mahal, Penjual Ini Bungkus Minuman Pakai Daun Pisang |
PEWARTA.CO.ID — Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan aksi tak biasa seorang pedagang minuman yang menggunakan daun pisang sebagai wadah.
Fenomena ini disebut-sebut sebagai dampak dari melonjaknya harga plastik yang terjadi belakangan ini.
Video tersebut pertama kali mencuri perhatian publik setelah diunggah oleh akun TikTok Muktistoree sekitar empat hari lalu, tepatnya pada 5 April 2026.
Dalam tayangan itu, terlihat seorang penjual es atau minuman dingin menyajikan dagangannya menggunakan daun pisang yang dibentuk menyerupai wadah.
Daun pisang tersebut dirangkai dengan rapi menggunakan lidi sebagai pengait, sehingga mampu menahan cairan di dalamnya. Setelah wadah terbentuk, penjual kemudian menuangkan minuman beserta es ke dalamnya sebelum diberikan kepada pembeli.
Dalam keterangan video, pengunggah menyebut inovasi tersebut sebagai solusi di tengah kenaikan harga plastik.
“Es teh pincuk solusi harga plastik,” tulis netizen tersebut, disusul dengan emoji yang menunjukkan kenaikan harga, dikutip Kamis (9/6/2026).
Asal usul video belum diketahui
Meski viral dan menuai perhatian luas, hingga kini belum ada kepastian terkait lokasi pengambilan video tersebut. Selain itu, belum dapat dipastikan pula apakah penggunaan daun pisang benar-benar dipicu oleh mahalnya harga plastik atau sekadar inovasi kreatif pedagang.
Namun demikian, konsep penyajian minuman dengan daun pisang ini dinilai cukup unik oleh warganet. Pasalnya, meskipun daun pisang lazim digunakan sebagai pembungkus makanan tradisional, penggunaannya sebagai wadah minuman masih tergolong jarang ditemui.
Beragam reaksi netizen
Viralnya video tersebut langsung memancing beragam komentar dari pengguna media sosial. Sebagian netizen memberikan apresiasi atas kreativitas pedagang dalam mencari alternatif ramah lingkungan.
Salah satu komentar datang dari akun @warkim.bae4 yang bahkan menyarankan langkah lebih lanjut untuk mengurangi penggunaan plastik.
“Kalau ada yg beli minuman, makanan dibungkus plastik ditolak, harus makan di tempat, atau bawa bungkus sendiri,” tulisnya dalam kolom komentar.
Namun, tidak sedikit pula yang melontarkan kritik terhadap metode tersebut. Beberapa netizen menilai penggunaan daun pisang kurang praktis dan menyarankan solusi lain yang dianggap lebih realistis.
“Solus trbaik mnding dikurangi ukuran wadh nya SJ sesuai dngn hrga jualnya bos dari pd pke daun bgitu,” kata netizen dengan akun bernama @lovejapanesejpn.
Komentar lain juga mempertanyakan efektivitas penggunaan daun dalam berbagai jenis makanan atau minuman.
“Semahal apa pun plastik tetap harus pakai plastik kalau jualan lah, kalau kuah bakso gimana bang pakai daun juga,” tambah netizen lainnya dengan akun @Indra kaffi.
Viral dan ramai dibagikan
Hingga saat ini, video tersebut telah memperoleh perhatian cukup besar dari publik. Tercatat, unggahan itu telah mendapatkan lebih dari 1.138 tanda suka, 69 komentar, serta telah dibagikan sebanyak 906 kali oleh pengguna lainnya.
Fenomena ini pun memunculkan perdebatan menarik di kalangan netizen, antara inovasi ramah lingkungan dan kebutuhan praktis dalam aktivitas jual beli sehari-hari.
