Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

40 Ormas Islam Laporkan Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim

40 Ormas Islam Laporkan Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim
40 Ormas Islam Laporkan Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim

PEWARTA.CO.ID — Aliansi Ormas Islam yang mengatasnamakan gabungan sekitar 40 organisasi masyarakat resmi melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, serta Grace Natalie ke Bareskrim Polri pada Senin, 4 Mei 2026.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur LBH Hidayatullah, Syaefullah Hamid, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Menurutnya, laporan dibuat karena ketiganya dianggap telah menyampaikan pernyataan dalam sebuah podcast yang dinilai menggiring opini terhadap mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla atau JK.

“Kami hari ini mewakili sekitar 40 ormas Islam yang kita sebut dengan Aliansi Ormas Islam untuk Kerukunan Umat Beragama datang untuk membuat laporan kepolisian yang akan melaporkan tiga orang, yaitu saudara Ade Armando, Permadi Arya, dan Grace Natalie,” kata Direktur LBH Hidayatullah, Syaefullah Hamid di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).

Syaefullah menyebut pihaknya menilai terdapat unsur dugaan tindak pidana dalam pernyataan yang disampaikan melalui podcast tersebut. Ia menuding adanya upaya framing terhadap Jusuf Kalla yang dinilai dapat memicu kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kami anggap mereka telah mem-framing, melakukan upaya-upaya yang kemudian memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 28 Ayat (2) UU ITE dan Pasal 32 Ayat (1) UU ITE serta Pasal 243 dan Pasal 247,” ujarnya.

Ia menambahkan, konten podcast tersebut dinilai berpotensi mengganggu kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Bahkan, menurutnya, dampak dari tayangan tersebut sudah mulai terlihat di tengah masyarakat.

“Podcast mereka itu telah memantik kemarahan ataupun memberikan reaksi negatif dari kalangan saudara-saudara kita umat Kristiani yang seolah-olah menganggap Pak JK telah menistakan agama Kristen, padahal itu sama sekali tidak dilakukan oleh Pak JK,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement