Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Anwar Ibrahim Kecam Israel Tahan Aktivis Gaza, 16 Warga Malaysia Ikut Diamankan

Anwar Ibrahim Kecam Israel Tahan Aktivis Gaza, 16 Warga Malaysia Ikut Diamankan
Anwar Ibrahim Kecam Israel Tahan Aktivis Gaza, 16 Warga Malaysia Ikut Diamankan

PEWARTA.CO.ID — Perdana Menteri Anwar Ibrahim melontarkan kecaman keras terhadap tindakan Israel yang disebut mencegat rombongan flotila bantuan kemanusiaan menuju Gaza dan menahan lebih dari 100 aktivis internasional.

Dalam insiden tersebut, sebanyak 16 warga Malaysia turut dilaporkan ikut diamankan saat menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu rakyat Palestina.

Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Anwar menilai langkah yang dilakukan Israel sebagai tindakan yang melanggar nilai kemanusiaan sekaligus bertentangan dengan hukum internasional.

"Rezim biadab Zionis Israel telah bertindak memintas flotila kemanusiaan Gaza, dan menahan lebih 100 aktivis termasuk 16 aktivis dari Malaysia yang terlibat dalam misi aman membela kemanusiaan sejagat,” tulis Anwar di akun media sosialnya, @anwaribrahim, Selasa (19/5/2026).

Malaysia soroti pelanggaran hak asasi manusia

Anwar menegaskan bahwa tindakan pencegatan terhadap kapal bantuan tersebut tidak bisa dibenarkan. Ia menyebut penahanan para aktivis sebagai bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia serta hukum internasional yang seharusnya dihormati seluruh negara.

Menurutnya, Israel diduga berupaya membatasi jalur bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina sekaligus membungkam dukungan internasional terhadap Gaza.

Ia juga menilai tindakan tersebut menjadi bagian dari tekanan terhadap siapa pun yang terlibat dalam pembelaan terhadap rakyat Palestina.

Tuntut pembebasan seluruh aktivis

Pemerintah Malaysia, lanjut Anwar, mengutuk keras operasi penahanan itu dan mendesak agar seluruh aktivis yang ditahan segera dibebaskan.

Selain meminta pembebasan, Malaysia juga menuntut adanya jaminan keselamatan bagi para relawan yang ikut dalam misi bantuan kemanusiaan tersebut.

"Dunia tidak boleh terus tunduk kepada kezaliman dan kebobrokan," tegasnya.

Serukan penghentian penindasan terhadap Palestina

Di akhir pernyataannya, Anwar menyerukan agar penindasan terhadap rakyat Palestina segera dihentikan. Ia juga meminta Israel bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan terhadap flotila bantuan kemanusiaan tersebut.

Pernyataan keras dari Perdana Menteri Malaysia itu pun menjadi sorotan publik internasional di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap situasi kemanusiaan di Gaza.

Advertisement
Advertisement
Advertisement