Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Bus Halmahera Tabrak Pick Up Pengangkut Ayam di Tol Sergai, 4 Penumpang Tewas dan 19 Luka

Bus Halmahera Tabrak Pick Up Pengangkut Ayam di Tol Sergai, 4 Penumpang Tewas dan 19 Luka
Bus Halmahera Tabrak Pick Up Pengangkut Ayam di Tol Sergai, 4 Penumpang Tewas dan 19 Luka

PEWARTA.CO.ID — Kecelakaan tragis terjadi di ruas Jalan Tol Medan–Tebing Tinggi, tepatnya di Kilometer 63.200 jalur Tebing Tinggi menuju Medan, Senin (11/5/2026) pagi.

Insiden maut tersebut melibatkan bus penumpang Halmahera dengan mobil pick up pengangkut ayam potong.

Peristiwa nahas itu menyebabkan empat penumpang bus meninggal dunia. Selain korban tewas, sebanyak 19 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Bus Halmahera yang terlibat kecelakaan terlihat mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Kendaraan tersebut masih berada di sisi jalur tol setelah kecelakaan terjadi. Sementara mobil pick up pengangkut ayam telah lebih dulu dievakuasi petugas dari lokasi kejadian.

Kronologi kecelakaan di Tol Sergai

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan bermula ketika bus Halmahera menabrak bagian belakang mobil pick up yang melaju searah dari Kota Tebing Tinggi menuju Medan.

Benturan keras diduga membuat pengemudi bus kehilangan kendali. Kendaraan kemudian membanting setir ke arah kiri hingga menghantam pembatas jalan sebelum akhirnya keluar dari badan tol.

Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, Gokma W. Silitonga, mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.37 WIB.

“Total sebanyak empat penumpang meninggal dunia dan 19 lainnya mengalami luka-luka serta dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Korban dirawat di dua rumah sakit

Seluruh korban luka langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini para korban menjalani penanganan di Rumah Sakit Sari Mutiara serta RS Grandmed Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

Salah seorang keluarga korban bernama Prana mengaku menerima kabar kecelakaan tersebut pada pagi hari. Ia menyebut ada tiga anggota keluarganya yang berada di dalam bus nahas itu setelah pulang dari Dumai, Riau.

Akibat kecelakaan tersebut, nenek Prana meninggal dunia. Sementara dua anggota keluarga lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Petugas juga terus melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut yang menewaskan empat penumpang tersebut.

Advertisement
Advertisement
Advertisement