BYD M6 PHEV Terdaftar di Indonesia, MPV Hybrid Plug-in Siap Meluncur?
![]() |
| BYD M6 PHEV diduga segera hadir di Indonesia usai terdaftar di dokumen Kemendagri. MPV hybrid plug-in ini mengusung mesin 1.500 cc dan motor listrik. |
PEWARTA.CO.ID — Mobil anyar dari pabrikan asal China, BYD, terindikasi bakal segera masuk pasar otomotif Indonesia. Kendaraan tersebut diduga merupakan BYD M6 versi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang namanya sudah tercantum dalam dokumen resmi pemerintah.
Petunjuk kemunculan model baru itu terlihat dalam lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat.
Dalam daftar tersebut, terdapat kendaraan BYD di kategori minibus dengan kode “MEH”. Berdasarkan penelusuran pada Jumat (1/5/2026), kode itu diduga merujuk pada BYD M6 dengan teknologi PHEV.
Sementara itu, BYD M6 versi full listrik sebelumnya diketahui menggunakan kode “MEE”. Perbedaan kode tersebut memperkuat dugaan bahwa model MEH merupakan varian hybrid plug-in dari MPV populer BYD tersebut.
Delapan varian terdaftar
Di dalam dokumen itu, tercatat ada delapan varian kendaraan BYD berkode MEH. Seluruh model tersebut memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang berada di kisaran Rp100 jutaan.
Rentang NJKB yang tercantum dimulai dari Rp104 juta hingga Rp123 juta. Meski begitu, angka tersebut bukan harga resmi kendaraan saat dipasarkan ke konsumen.
NJKB sendiri merupakan nilai dasar yang dipakai pemerintah untuk menghitung pajak kendaraan bermotor. Oleh sebab itu, harga jual sebenarnya kemungkinan akan lebih tinggi dibanding angka yang tertera pada dokumen tersebut.
Dipasarkan global dengan nama berbeda
Secara global, BYD M6 diketahui dipasarkan dengan nama berbeda di sejumlah negara. Untuk beberapa pasar internasional, model tersebut menggunakan nama BYD Song Max.
Sedangkan varian plug-in hybrid yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik dipasarkan dengan nama BYD Song Max DM-i.
Model PHEV ini mengandalkan mesin bensin berkapasitas 1.498 cc yang dikombinasikan dengan motor listrik berkekuatan 145 kW.
BYD Song Max DM-i disebut memiliki tenaga mesin sebesar 110 PS dengan torsi mencapai 135 Nm. Sementara motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 197 PS dan torsi 325 Nm.
Baterai mampu tempuh 105 kilometer
Untuk menunjang performa elektrifikasinya, kendaraan ini dibekali blade battery berkapasitas 18,3 kWh.
Dengan kapasitas baterai tersebut, BYD Song Max DM-i diklaim mampu melaju sejauh 105 kilometer hanya menggunakan tenaga listrik berdasarkan pengujian NEDC.
Jika benar BYD M6 PHEV bakal dipasarkan di Indonesia, kehadirannya diprediksi akan menambah pilihan MPV elektrifikasi di pasar otomotif nasional yang saat ini mulai berkembang pesat.
