Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Damkarmat Kota Batu Latih Penanganan Kebakaran di Wisata Baru Mikutopia, Pengunjung Mengaku Lebih Tenang

Damkarmat Kota Batu Latih Penanganan Kebakaran di Wisata Baru Mikutopia, Pengunjung Mengaku Lebih Tenang
Kabid Pencegahan dan Penyelamatan Damkarmat Kota Batu, Santoso Wardoyo saat memberikan pelatihan tata cara memadamkan api kepada karyawan Mikutopia. (Foto: Dok. Pewarta.co.id/Eko Sabdiyanto)

PEWARTA.CO.ID — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu menggelar pelatihan pencegahan serta penanggulangan dini bahaya kebakaran di destinasi wisata Mikutopia, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum menimbulkan korban jiwa maupun kerugian lebih besar.

Pelatihan ini juga menjadi upaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh karyawan Mikutopia dalam menghadapi situasi darurat kebakaran, terutama di kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.

Karyawan dibekali simulasi penanganan kebakaran

Kepala Bidang Pencegahan Damkarmat Kota Batu, Santoso Wardoyo, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman sekaligus keterampilan dasar kepada para karyawan terkait penanganan kebakaran yang benar.

"Maksud dan tujuannya, agar semua para karyawan dapat mengetahui penanganan yang baik dan benar, bilamana terjadi kebakaran, sekaligus kami memberikan pembekalan diri seperti keahlian serta memberikan wawasan untuk dapat mencegah bahaya kebakaran dimana salah satunya melalui simulasi," terangnya kepada awak media, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, seluruh destinasi wisata di Kota Batu wajib memiliki alat pemadam api ringan (APAR) sekaligus memahami tata cara penggunaannya.

"Maka dari itu, selain dapat memahami tentang penanganan bahaya kebakaran diwajibkan destinasi wisata harus mempunyai Apar, tujuannya untuk mempermudah mencegah jika sampai terjadi bahaya kebakaran," katanya.

Ia menambahkan, keberadaan APAR juga harus memenuhi standar nasional agar dapat digunakan secara maksimal saat kondisi darurat terjadi.

"Jika semua itu tersedia, baik sarana dan prasarana maka bahaya kebakaran dapat diantisipasi sekaligus dicegah dengan penanganan sejak dini, karena sudah mengetahui caranya menggunakan Apar dengan baik dan benar," imbuhnya.

Damkarmat berharap seluruh karyawan sigap saat kondisi darurat

Melalui pelatihan tersebut, Damkarmat Kota Batu berharap seluruh karyawan Mikutopia mampu memahami standar keselamatan dan prosedur penanganan kebakaran sesuai simulasi yang diberikan.

"Sesuai yang kami ajarkan tadi pada saat simulasi, karena sangat penting mengikuti kegiatan ini selain menambah wawasan dan pengetahuan untuk dapat menangani bahaya kebakaran jika sewaktu-waktu terjadi, sehingga para wisatawan yang berkunjung dapat terselamatkan," pungkas Santoso Wardoyo.

Manajemen Mikutopia apresiasi pelatihan Damkarmat

Di lokasi yang sama, Manager Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang diberikan Damkarmat Kota Batu.

"Kami apresiasi dan mengucapkan terima kasih, sebab dengan begitu semua karyawan yang ada disini dapat mengetahui bagaimana caranya untuk menangani jika terjadi bahaya kebakaran," ucapnya.

Pihak manajemen juga memastikan setiap wahana wisata telah dilengkapi APAR guna mendukung langkah pencegahan dini apabila sewaktu-waktu terjadi insiden kebakaran.

"Kegiatan ini memang sangat penting sekali, karena dengan begitu kami jadi tahu dan mengerti penanganan kebakaran, selain itu juga disini pihak manajemen juga menyediakan Apar, jadi jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran maka dapat langsung digunakan," tegas Panji Akbar Ramadhani.

APAR dan area wisata rutin diperiksa

Selain menyediakan APAR, manajemen Mikutopia juga melakukan pemeriksaan rutin terhadap berbagai titik yang dianggap berpotensi memicu kebakaran, termasuk dapur dan area wahana wisata.

"Apar setiap waktu kami cek berfungsi atau tidak, selain itu dapur dan wahana juga kali lakukan pengecekan secara rutin, tujuannya guna untuk mengantisipasi, sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini," paparnya.

Wisatawan mengaku lebih tenang saat berkunjung

Kegiatan simulasi yang dilakukan Damkarmat Kota Batu turut mendapat respons positif dari pengunjung. Salah seorang wisatawan asal Surabaya, Muslikah, mengaku merasa lebih aman saat berwisata bersama keluarganya di Mikutopia.

"Alhamdulilah, saya bersama keluarga tidak perlu kuatir kami jadi merasa aman jika berkunjung ke Mikutopia ini, karena semua karyawan dapat mengerti caranya menanggulangi kebakaran, disini juga tersedia Apar, saya tahunya pas lewat tadi ada simulasi dari pemadam kebakaran. Semoga Mikutopia selalu aman terhindar dari kebakaran," tandas ibu dua anak ini.

Advertisement
Advertisement
Advertisement