Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Dokter Tirta Soal Hantavirus: Jangan Panik, Ini Cara Pencegahan dan Fakta Penularannya

Dokter Tirta Soal Hantavirus: Jangan Panik, Ini Cara Pencegahan dan Fakta Penularannya
Dokter Tirta Soal Hantavirus: Jangan Panik!

PEWARTA.CO.ID — Dokter sekaligus influencer kesehatan, Dokter Tirta, ikut menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait kemunculan Hantavirus yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Ia menegaskan agar masyarakat tidak langsung panik, selama tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Melalui akun media sosial X miliknya, @tirta_cipeng, Dokter Tirta menyampaikan bahwa kunci utama pencegahan Hantavirus adalah perilaku hidup bersih.

Ia menekankan bahwa virus tersebut umumnya berkaitan dengan lingkungan yang tidak higienis, terutama yang banyak terdapat tikus.

“Ga usah panik soal hanta virus, asalkan kamu ga kemproh dan jorok. Wong virusnya aja biasanya nongol di tikus,” tulis Dokter Tirta.

Langkah pencegahan Hantavirus

Dokter Tirta menjelaskan bahwa upaya pencegahan Hantavirus sebenarnya tidak rumit. Masyarakat cukup menjaga kebersihan diri, rumah, serta sanitasi lingkungan agar risiko penularan dapat ditekan.

Ia juga menyoroti pemberitaan yang mengaitkan Hantavirus dengan kapal pesiar mewah, yang menurutnya cukup janggal. Sebab, virus tersebut selama ini lebih sering ditemukan di lingkungan pedesaan dengan populasi tikus yang tinggi.

“Jujur ini virus biasanya di daerah rural yang banyak tikus-tikusnya. Heran aja bisa sampe kapal pesiar,” tulisnya.

Penularan antarmanusia jarang terjadi

Lebih lanjut, Dokter Tirta menegaskan bahwa penularan Hantavirus dari manusia ke manusia sangat jarang terjadi. Penularannya pun membutuhkan kontak yang sangat dekat, bukan melalui percikan udara biasa atau droplet.

“Penularan antar manusia tu juarang. Harus jarak sangat dekat, ga cukup droplet,” ujar Dokter Tirta.

Ia juga menambahkan bahwa Hantavirus bukanlah virus baru di Indonesia. Edukasi terkait virus ini sudah lama dilakukan oleh berbagai dinas kesehatan di daerah.

“Virus hanta juga bukan virus baru di Indonesia. Sudah sering diedukasikan ama dinkes-dinkes daerah,” katanya.

Menutup penjelasannya, Dokter Tirta mengimbau masyarakat untuk tidak berlebihan dalam merespons isu ini. Menurutnya, langkah paling efektif justru sederhana dan bisa dilakukan sehari-hari.

“Intinya stop heboh sendiri. Solusimu cuma: jaga kebersihan diri, jaga sanitasi, dan hindari bepergian ke tempat berisiko,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement