Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

Gunung Mayon Filipina Erupsi: 52 Desa Terdampak Abu Vulkanik, Ribuan Warga Dievakuasi

Ribuan warga dievakuasi setelah Gunung Mayon Filipina erupsi. Sebanyak 52 desa di Albay terdampak hujan abu vulkanik tebal. Baca berita selengkapnya!

Gunung Mayon Filipina Erupsi: 52 Desa Terdampak Abu Vulkanik, Ribuan Warga Dievakuasi
Gunung Mayon Filipina Erupsi: 52 Desa Terdampak Abu Vulkanik, Ribuan Warga Dievakuasi

PEWARTA.CO.ID — Ribuan warga di Provinsi Albay, Filipina, terpaksa meninggalkan rumah mereka setelah Gunung Mayon mengalami erupsi pada Sabtu (2/5/2026).

Letusan gunung berapi yang berada di selatan Manila itu memicu hujan abu vulkanik yang berdampak ke puluhan desa di wilayah sekitar.

Pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 52 desa di sejumlah kota di Albay terdampak hujan abu cukup tebal akibat aktivitas vulkanik tersebut. Kondisi ini membuat otoritas setempat bergerak cepat melakukan proses evakuasi warga demi menghindari risiko yang lebih besar.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) menetapkan zona bahaya sejauh enam kilometer dari kawah Gunung Mayon. Penetapan area terlarang itu dilakukan setelah lembaga tersebut memperkirakan arus piroklastik atau pyroclastic density currents (PDC) dapat menjangkau hingga sekitar empat kilometer dari gunung.

PDC diketahui merupakan campuran gas panas, abu, dan material batuan vulkanik yang bergerak sangat cepat di permukaan tanah. Fenomena tersebut dinilai berbahaya karena mampu menghancurkan area yang dilewatinya dalam waktu singkat.

Selain menetapkan zona bahaya, PHIVOLCS juga menaikkan status aktivitas vulkanik Gunung Mayon ke Level 3 dalam skala lima tingkat. Peringatan itu dikeluarkan setelah terpantau adanya “aktivitas strombolian dan semburan lava sementara.”

Aktivitas strombolian sendiri merupakan jenis letusan gunung api yang ditandai dengan lontaran lava pijar dan ledakan berkala dari kawah gunung.

Sementara itu, Biro Pemadam Kebakaran Filipina menyatakan pihaknya ikut membantu penanganan warga terdampak erupsi. Tim tanggap darurat juga telah diterjunkan ke sejumlah wilayah untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan kondisi darurat.

Berdasarkan laporan AsiaOne, sekitar 1.500 keluarga kini telah dipindahkan ke berbagai pusat evakuasi yang disiapkan pemerintah setempat.

Filipina sendiri termasuk negara yang berada di jalur Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire, sehingga memiliki aktivitas vulkanik yang cukup tinggi. Data PHIVOLCS mencatat terdapat sedikitnya 24 gunung berapi aktif di negara tersebut, termasuk Gunung Mayon yang dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Filipina.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Gunung Mayon Filipina Erupsi: 52 Desa Terdampak Abu Vulkanik, Ribuan Warga Dievakuasi
  • Gunung Mayon Filipina Erupsi: 52 Desa Terdampak Abu Vulkanik, Ribuan Warga Dievakuasi
  • Gunung Mayon Filipina Erupsi: 52 Desa Terdampak Abu Vulkanik, Ribuan Warga Dievakuasi
  • Gunung Mayon Filipina Erupsi: 52 Desa Terdampak Abu Vulkanik, Ribuan Warga Dievakuasi
  • Gunung Mayon Filipina Erupsi: 52 Desa Terdampak Abu Vulkanik, Ribuan Warga Dievakuasi
  • Gunung Mayon Filipina Erupsi: 52 Desa Terdampak Abu Vulkanik, Ribuan Warga Dievakuasi
Advertisement
Advertisement
Advertisement