Kasus Video Viral Batang Membara Terbongkar, Korban Tertipu Iming-iming Rp250 Juta via Telegram
![]() |
| Kasus Video Viral Batang Membara Terbongkar, Korban Tertipu Iming-iming Rp250 Juta via Telegram |
PEWARTA.CO.ID — Kasus video viral yang dikenal publik dengan sebutan “Batang Membara” kini memasuki babak baru. Aparat kepolisian mengungkap adanya dugaan penipuan terstruktur yang melibatkan akun anonim di aplikasi Telegram.
Penyelidikan tidak hanya menyoroti penyebaran konten sensitif, tetapi juga dugaan modus penipuan berkedok pekerjaan endorsement dengan imbalan fantastis.
MASIH TERKAIT!
Viral Video Bandar Bergetar Hebohkan Medsos, Simak Fakta Lengkapnya
Berawal dari tawaran endorsement
Kasus ini bermula ketika korban menerima pesan dari akun anonim melalui Telegram. Dalam percakapan tersebut, pelaku menawarkan pekerjaan endorsement konten TikTok dengan sistem bayaran tertentu.
Pada tahap awal, korban diminta mengirimkan konten ringan berupa foto-foto pemandangan. Untuk meyakinkan korban, pelaku sempat memberikan pembayaran dalam nominal kecil secara bertahap.
Dari beberapa transaksi awal tersebut, korban diketahui menerima uang sekitar Rp750 ribu. Polisi menduga langkah itu sengaja dilakukan untuk membangun rasa percaya sebelum korban diarahkan ke tahap berikutnya.
RELEVAN DIBACA!
Video ‘Bandar Membara Bergetar’ Viral, Polisi Periksa Pasangan Muda dan Telusuri Penyebarnya
Dijanjikan Rp250 juta
Setelah hubungan komunikasi terjalin dan korban mulai percaya, pelaku kemudian menawarkan bayaran jauh lebih besar. Korban dijanjikan uang hingga Rp250 juta dengan syarat mengirimkan video yang bersifat sensitif.
“Setelah percaya, ia dijanjikan uang hingga Rp250 juta untuk mengirimkan video sensitif. Namun setelah video dikirim, uang tidak pernah cair dan akun tersebut menghilang,” ujar Ipda Maulidya Nur Maharanti.
Usai video dikirimkan, korban tidak pernah menerima pembayaran seperti yang dijanjikan. Akun Telegram yang sebelumnya aktif menghubungi korban juga mendadak hilang dan tidak dapat diakses lagi.
MENARIK JUGA DIBACA!
Video diduga disalin tanpa izin
Dalam pengembangan kasus, polisi menemukan fakta bahwa pemeran perempuan dalam video tersebut diduga tidak mengetahui adanya proses perekaman tambahan maupun penyebaran ulang konten.
Pihak kepolisian menduga pemeran laki-laki menggandakan video secara diam-diam sebelum menyerahkannya kepada akun anonim yang kini diduga menjadi bagian dari jaringan penipuan digital.
Temuan tersebut membuka kemungkinan adanya pelanggaran hukum yang lebih luas, mulai dari penyebaran konten asusila hingga dugaan penyalahgunaan data pribadi dan kejahatan siber.
JANGAN LEWATKAN!
Video Bandar Batang Membara Bergetar Viral, Terduga Pemeran Konten Privasi Ini Akhirnya Dinikahkan
Polisi sita sejumlah barang bukti
Untuk mendukung proses penyelidikan, aparat telah mengamankan sejumlah barang bukti. Barang yang disita meliputi satu unit telepon seluler, satu flashdisk, dan beberapa pakaian yang digunakan dalam video tersebut.
Saat ini, ponsel yang diamankan tengah menjalani pemeriksaan di laboratorium forensik guna menelusuri jejak digital serta alur penyebaran video.
Barang bukti tersebut dinilai penting untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus viral tersebut.
SIMAK JUGA!
Proses hukum terus berjalan
Meski kedua pemeran dalam video diketahui telah menikah pada 19 April 2026, polisi memastikan proses hukum tetap berjalan.
Status pernikahan keduanya disebut tidak menghapus dugaan tindak pidana yang kini masih dalam tahap penyelidikan.
“Kami masih mendalami apakah tersangka nantinya keduanya atau salah satu pihak saja,” tambah Ipda Maulidya.
Penyidik saat ini masih mendalami peran masing-masing pihak sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.
MUNGKIN ANDA CARI!
Polisi minta masyarakat lebih waspada
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan dengan bayaran besar yang datang dari akun anonim, terutama melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Modus semacam ini dinilai kerap digunakan pelaku kejahatan digital untuk melakukan penipuan, pemerasan, hingga penyalahgunaan konten pribadi yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum bagi korban.
MUNGKIN ANDA SUKAI!
Link Video Viral Bandar Membara Batang Masih Diburu Warganet, Polisi Ingatkan Bahaya Sebar Konten
