Menlu Sugiono Bakal Hadiri Open Debate Dewan Keamanan PBB di New York, Bahas Krisis Geopolitik Global
![]() |
| Menteri Luar Negeri RI Sugiono |
PEWARTA.CO.ID — Menteri Luar Negeri RI Sugiono dijadwalkan menghadiri forum Open Debate Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan digelar di New York dalam waktu dekat.
Pertemuan tersebut menjadi sorotan karena berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia dan melemahnya kepercayaan terhadap sistem multilateralisme internasional.
Informasi itu disampaikan Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Luar Negeri, Kamis (21/5/2026).
Forum Open Debate Dewan Keamanan PBB kali ini dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) selaku Presiden Dewan Keamanan PBB.
Open Debate bahas penguatan sistem internasional PBB
Yvonne menjelaskan, agenda utama dalam forum tersebut mengangkat tema terkait penguatan prinsip-prinsip Piagam PBB serta memperkuat sistem internasional yang berpusat pada PBB.
"Agenda Menteri Luar Negeri dalam waktu dekat. Bapak Menlu akan melakukan kunjungan kerja ke New York untuk menghadiri Open Debate Dewan Keamanan PBB yang bertemakan 'Upholding the Purposes and Principles of the UN Charter and Strengthening the UN-centered International System'," ucap Yvonne dalam konferensi pers di Kantor Kemlu, Kamis (21/5/2026).
Selain Menlu RI, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres juga dijadwalkan hadir dan memberikan briefing dalam pertemuan tersebut.
Digelar di tengah rivalitas geopolitik dunia
Kementerian Luar Negeri menilai forum ini memiliki arti penting karena berlangsung saat dunia menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari rivalitas geopolitik yang semakin tajam hingga konflik berkepanjangan di sejumlah kawasan.
Yvonne menyebut kondisi tersebut turut memengaruhi kepercayaan dunia terhadap tatanan global dan efektivitas kerja sama multilateral.
Ia mengatakan penerapan hukum internasional yang dinilai selektif juga menjadi salah satu faktor yang menggerus kepercayaan terhadap sistem internasional saat ini.
Menlu RI juga dijadwalkan lakukan pertemuan bilateral
Di sela agenda Open Debate Dewan Keamanan PBB, Menlu Sugiono juga akan menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan negara-negara mitra.
Menurut Yvonne, partisipasi negara-negara dalam forum tersebut cukup tinggi. Sejumlah menteri luar negeri dari berbagai negara telah mengonfirmasi kehadiran mereka.
"Menlu RI juga akan melakukan bilateral dengan berbagai negara mitra. Sekitar 17 atau 18 Menlu telah konfirmasi hadir untuk berpartisipasi dalam Open Debate DK PBB ini," ucap dia.
