Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp17.386 per Dolar AS pada Senin Pagi, Terseret Tekanan Pasar

Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp17.386 per Dolar AS pada Senin Pagi, Terseret Tekanan Pasar
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp17.386 per Dolar AS pada Senin Pagi, Terseret Tekanan Pasar

PEWARTA.CO.ID — Pergerakan nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Senin pagi. Mata uang Garuda tercatat berada di posisi Rp17.386 per dolar AS saat pasar dibuka.

Kondisi ini mencerminkan pelemahan tipis sebesar 4 poin atau sekitar 0,02 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.382 per dolar AS.

Tren pelemahan masih berlanjut sejak akhir pekan

Jika melihat pergerakan sebelumnya, rupiah memang sudah berada dalam tekanan sejak akhir pekan. Pada penutupan perdagangan Jumat, mata uang Indonesia ini tercatat melemah 24 poin atau 0,14 persen terhadap dolar AS.

Saat sesi dibuka pada Jumat pagi, rupiah sempat berada di level Rp17.357 per dolar AS, namun kembali turun hingga ditutup di Rp17.382 per dolar AS pada akhir perdagangan hari yang sama.

Tekanan terhadap rupiah bahkan semakin terlihat pada penutupan Jumat sore, ketika mata uang ini kembali terkoreksi 49 poin atau 0,28 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.333 per dolar AS.

Kurs acuan JISDOR ikut terkoreksi

Tidak hanya di pasar spot, tekanan juga tercermin pada kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dirilis Bank Indonesia. Pada perdagangan Jumat, JISDOR berada di level Rp17.375 per dolar AS, melemah dari posisi sebelumnya di Rp17.362 per dolar AS.

Rangkaian pergerakan ini menunjukkan bahwa rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS, seiring dinamika pasar keuangan yang bergerak fluktuatif sejak akhir pekan hingga awal pekan perdagangan baru.

Advertisement
Advertisement
Advertisement