Penjualan Mobil April 2026 Melonjak 55 Persen, Toyota Masih Raja dan Honda Keluar dari 5 Besar
![]() |
| Penjualan Mobil April 2026 Melonjak 55 Persen, Toyota Masih Raja dan Honda Keluar dari 5 Besar |
PEWARTA.CO.ID — Pasar otomotif nasional mencatat lonjakan signifikan pada April 2026. Data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler mencapai 80.776 unit.
Angka tersebut meningkat drastis hingga 55 persen dibandingkan April tahun lalu yang tercatat sebanyak 52.108 unit. Tidak hanya itu, capaian April 2026 juga tumbuh 31,8 persen dibandingkan Maret 2026 yang berada di level 61.271 unit.
Di tengah kenaikan pasar otomotif nasional, Toyota kembali menjadi merek mobil paling laris di Indonesia. Sementara itu, Honda kembali harus keluar dari daftar lima besar penjualan mobil nasional.
Toyota masih mendominasi pasar otomotif
Berdasarkan data Gaikindo yang dilihat pada Senin (11/5/2026), Toyota membukukan penjualan wholesales sebanyak 25.686 unit sepanjang April 2026.
Posisi kedua ditempati Daihatsu dengan capaian 13.399 unit. Sementara Suzuki dan Mitsubishi Motors masing-masing berada di posisi ketiga dan keempat.
Suzuki mencatat distribusi sebanyak 7.160 unit, sedangkan Mitsubishi membukukan 5.183 unit.
Menariknya, produsen kendaraan listrik asal China, BYD, berhasil masuk lima besar dengan penjualan wholesales mencapai 4.625 unit.
Di sisi lain, Honda kembali mengalami penurunan posisi. Merek asal Jepang tersebut hanya mencatat pengiriman kendaraan ke diler sebanyak 2.363 unit dan harus berada di posisi kesembilan.
Daftar 10 merek mobil terlaris April 2026
Berikut daftar penjualan wholesales mobil nasional April 2026:
- Toyota — 25.686 unit
- Daihatsu — 13.399 unit
- Suzuki — 7.160 unit
- Mitsubishi — 5.183 unit
- BYD — 4.625 unit
- Mitsubishi Fuso — 3.569 unit
- Jaecoo — 3.219 unit
- Isuzu — 2.469 unit
- Honda — 2.363 unit
- Hino — 1.752 unit
Sementara untuk penjualan ritel atau distribusi dari diler ke konsumen, Toyota juga masih memimpin pasar dengan penjualan 23.008 unit.
Daihatsu tetap bertahan di posisi kedua dengan capaian 12.300 unit. BYD justru tampil lebih kuat di pasar ritel dan berhasil menempati posisi ketiga.
Berikut daftar penjualan retail mobil April 2026:
- Toyota — 23.008 unit
- Daihatsu — 12.300 unit
- BYD — 6.274 unit
- Suzuki — 5.965 unit
- Mitsubishi — 5.132 unit
- Honda — 3.515 unit
- Mitsubishi Fuso — 3.452 unit
- Jaecoo — 3.009 unit
- Isuzu — 1.896 unit
- Wuling — 1.578 unit
Penjualan retail juga ikut naik
Kenaikan tidak hanya terjadi pada penjualan wholesales. Penjualan retail mobil nasional pada April 2026 juga mengalami pertumbuhan cukup tinggi.
Sepanjang April 2026, penjualan retail mencapai 75.730 unit. Jumlah tersebut naik 13,7 persen dibandingkan Maret 2026 yang tercatat sebanyak 66.595 unit.
Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, pertumbuhan retail bahkan mencapai 30,2 persen. Pada April 2025 lalu, penjualan retail berada di angka 58.174 unit.
Akumulasi penjualan Januari-April 2026 ikut tumbuh
Secara kumulatif, penjualan wholesales mobil nasional selama Januari hingga April 2026 mencapai 289.787 unit.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatatkan 257.647 unit.
Sementara penjualan retail sepanjang empat bulan pertama 2026 mencapai 287.581 unit. Angka itu naik 6,9 persen dibandingkan Januari-April 2025 yang berada di level 268.940 unit.
Lonjakan penjualan mobil pada April 2026 ini menunjukkan pasar otomotif nasional mulai bergerak positif. Dominasi Toyota masih belum tergeser, sementara persaingan merek China seperti BYD dan Jaecoo semakin mencuri perhatian di pasar Indonesia.
