Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Penyebab Perempuan Lebih Semangat Setelah Haid, Ternyata Dipengaruhi Hormon Estrogen

Penyebab Perempuan Lebih Semangat Setelah Haid, Ternyata Dipengaruhi Hormon Estrogen
Penyebab Perempuan Lebih Semangat Setelah Haid, Ternyata Dipengaruhi Hormon Estrogen

PEWARTA.CO.ID — Banyak perempuan merasa tubuhnya kembali segar dan penuh energi setelah masa haid selesai. Kondisi ini sering kali membuat aktivitas harian terasa lebih ringan dibandingkan saat menstruasi berlangsung.

Ternyata, perubahan tersebut bukan sekadar sugesti atau kebetulan semata. Ada pengaruh hormon dalam tubuh yang bekerja secara alami setelah fase menstruasi berakhir.

Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), dr. Fajar Alam, Sp.OG, menjelaskan bahwa meningkatnya rasa semangat setelah haid dipicu oleh naiknya hormon estrogen.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, dr. Fajar menyebut bahwa fase tersebut merupakan momen ketika hormon dalam tubuh mulai mengalami peningkatan atau “glowing up”.

“Setelah haid berhenti, hormon estrogen mulai naik dan kasih kamu energi ekstra,” jelas dr. Fajar dalam videonya, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Fisik dan mental terasa lebih kuat

Peningkatan hormon estrogen setelah menstruasi juga berdampak pada kondisi fisik dan mental perempuan. Pada fase ini, tubuh cenderung terasa lebih bertenaga dibandingkan saat sedang haid.

Sebaliknya, ketika menstruasi berlangsung, banyak perempuan mengalami rasa lemas, mudah lelah, hingga lebih nyaman melakukan aktivitas ringan.

Karena itu, dr. Fajar menyarankan agar perempuan memanfaatkan periode setelah haid hingga masa subur sebagai waktu terbaik untuk melakukan aktivitas fisik yang lebih intens.

Menurutnya, fase tersebut menjadi momen ideal bagi tubuh untuk membentuk otot dan meningkatkan performa olahraga.

Beberapa jenis olahraga yang direkomendasikan antara lain latihan gym, kardio intensitas tinggi seperti lari dan zumba, hingga line dance. Selain itu, olahraga lapangan seperti tenis, badminton, dan basket juga dinilai cocok dilakukan pada fase ini.

Dengan memahami perubahan hormon selama siklus menstruasi, perempuan dapat menyesuaikan aktivitas harian maupun pola olahraga agar tubuh tetap sehat dan lebih optimal.

Advertisement
Advertisement
Advertisement