Purbaya Siap Copot Pimpinan Bea Cukai Jika Dinilai Tak Mampu Benahi Kinerja
![]() |
| Purbaya Siap Copot Pimpinan Bea Cukai Jika Dinilai Tak Mampu Benahi Kinerja |
PEWARTA.CO.ID — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait evaluasi jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), termasuk kemungkinan pergantian pimpinan apabila dinilai tidak bekerja maksimal.
Pernyataan itu disampaikan Purbaya setelah Presiden Prabowo memberikan sorotan tajam terhadap kinerja Bea Cukai dalam Sidang Paripurna DPR RI saat penyampaian KEM-PPKF 2027.
Meski demikian, Purbaya menegaskan dirinya akan terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap performa pimpinan DJBC sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Purbaya bakal cek kinerja pimpinan Bea Cukai
Saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Purbaya menegaskan bahwa dirinya akan mengikuti instruksi Presiden apabila memang diperlukan pergantian di tubuh Bea Cukai.
"Nanti kita lihat ya. Kalau itu perintah, saya akan kerjakan, saya nggak bisa kalau ga ada perintah. Tapi saya akan cek dulu ya," ucapnya.
Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden Prabowo kembali menyoroti pentingnya pembenahan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Prabowo beri peringatan keras untuk DJBC
Dalam pidatonya di hadapan pimpinan DPR dan para menteri Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo meminta agar reformasi di tubuh Bea Cukai segera dilakukan.
Ia juga meminta Menteri Keuangan tidak ragu mengganti pimpinan DJBC apabila dianggap lambat melakukan pembenahan internal.
"Saya ingatkan kembali, untuk kesekian kali, Bea Cukai kita harus diperbaiki. Menteri Keuangan, kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu, segera diganti," tegas Presiden Prabowo.
Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian karena menunjukkan sikap tegas pemerintah terhadap kinerja otoritas kepabeanan yang selama ini kerap menjadi sorotan publik.
