Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Viral Video Amien Rais Soal Seskab Teddy, Komdigi Sebut Hoaks dan Ancam Penyebar Konten

Viral Video Amien Rais Soal Seskab Teddy, Komdigi Sebut Hoaks dan Ancam Penyebar Konten
Viral Video Amien Rais Soal Seskab Teddy, Komdigi Sebut Hoaks dan Ancam Penyebar Konten

PEWARTA.CO.ID — Video pernyataan Amien Rais yang menyinggung Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menuai polemik di ruang publik.

Setelah sempat viral di media sosial dan ramai diperbincangkan warganet, video tersebut kini sudah tidak dapat ditemukan lagi di kanal YouTube milik Amien Rais.

Konten yang memicu kontroversi itu sebelumnya diunggah melalui kanal YouTube resmi Ketua Majelis Syura Partai Ummat tersebut dengan durasi sekitar delapan menit.

Dalam video itu, Amien Rais melontarkan kritik keras terhadap Teddy Indra Wijaya dan meminta Presiden Prabowo mengambil langkah tegas.

Video tersebut diberi judul Jauhkan Istana dari Skandal Moral dan mulai ramai menjadi pembahasan publik sejak diunggah pada Kamis, 30 April 2026.

Dalam narasinya, Amien Rais menyinggung isu yang berkembang terkait hubungan kerja antara Presiden Prabowo dengan Teddy. Ia bahkan secara terbuka meminta agar Teddy dicopot dari jabatannya sebagai Seskab.

"Saya usulkan buat Pak Prabowo secara kesatria, tegas, dan meyakinkan Prabowo melepaskan diri dari lendotannya si Teddy yang berbahaya itu, jadi ganti Teddy dengan sosok yang normal, fokus bekerja untuk bangsa dan negara," ungkap Amien Rais.

Pernyataan tersebut kemudian tersebar luas di berbagai platform media sosial, termasuk X atau Twitter. Potongan video dan cuplikan narasi Amien Rais pun menjadi trending topic dan memancing beragam komentar dari netizen.

Videonya sudah tidak dapat diakses

Setelah viral dan memicu kehebohan, video yang dimaksud kini diketahui sudah tidak tersedia di kanal YouTube Amien Rais.

Berdasarkan penelusuran, tautan yang sebelumnya mengarah ke video tersebut kini tidak lagi bisa dibuka. Video yang memuat kritik terhadap Teddy Indra Wijaya itu diduga telah dihapus dari platform.

Hingga kini belum diketahui secara pasti alasan video tersebut dihilangkan dari kanal YouTube milik Amien Rais.

Komdigi sebut hoaks dan fitnah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) turut memberikan respons atas viralnya video tersebut. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa isi video yang membahas hubungan Prabowo dan Teddy merupakan informasi bohong atau hoaks.

Menurut Meutya, konten tersebut mengandung unsur fitnah dan ujaran kebencian yang berpotensi memicu keresahan di masyarakat.

"Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah serta mengandung ujaran kebencian," ungkap Meutya Hafid.

Komdigi juga menilai video itu berpotensi memecah belah masyarakat karena dinilai mengandung unsur provokasi dan serangan personal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Karena itu, pemerintah menyatakan akan mengambil langkah tegas terhadap pihak yang memproduksi maupun menyebarkan video tersebut.

"Siapapun yang membuat dan ikut mendistribusikan dan/atau mentransmisikan video tersebut secara sadar telah melakukan pelanggaran hukum sebagaimana diatur dalam UU ITE No. 1 Tahun 2024 Pasal 27A dan Pasal 28 (2)," pungkas Meutya.

Sampai berita ini diterbitkan, Amien Rais belum memberikan penjelasan ataupun tanggapan terkait hilangnya video tersebut dari kanal YouTube miliknya maupun pernyataan resmi dari Komdigi.

Advertisement
Advertisement
Advertisement