Warkop Legend Resmi Hadir di Malang, Tempat Nongkrong 24 Jam Bernuansa Kampung Halaman
![]() |
| Warkop Legend berlokasi di Jalan Saxophone, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang. (Foto: Dok. Pewarta.co.id/Bram Edo) |
PEWARTA.CO.ID — Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dimanfaatkan dengan penuh semangat oleh Warkop Legend Malang melalui acara grand launching yang digelar pada Rabu (20/5/2026).
Warkop bernuansa rumahan ini resmi hadir di Jalan Saxophone, Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.
Lokasinya yang berada dekat kawasan kampus ternama seperti Universitas Brawijaya, Politeknik Negeri Malang (Polinema), Institut AsiA, hingga Universitas Widyagama Malang membuat Warkop Legend diyakini bakal menjadi tempat nongkrong favorit mahasiswa dan perantau di Kota Malang.
Mengusung konsep rumah pedesaan tempo dulu, Warkop Legend hadir dengan suasana santai dan nyaman. Tempat ini juga beroperasi selama 24 jam penuh sehingga cocok menjadi lokasi nongkrong, diskusi, hingga tempat nugas kapan saja.
Hadirkan cita rasa khas Tuban dengan harga ramah mahasiswa
Owner Warkop Legend, Jovian Laksmawati mengatakan grand launching Warkop Legend ini menjadi langkah awal memperkenalkan cita rasa khas Tuban kepada masyarakat Malang. Ia mengaku kecintaannya pada dunia memasak menjadi alasan utama mendirikan usaha tersebut.
“Hari ini kita launching Warkop Legend. Dari persiapan awal hingga hari ini alhamdulillah akhirnya bisa terlaksana,” ujar Jovian saat ditemui Pewarta.co.id.
Menurutnya, Warkop Legend memiliki keunggulan pada menu tradisional yang lengkap dengan harga terjangkau. Mulai dari gorengan, rawon, hingga nasi bungkus tersedia dengan harga yang ramah di kantong mahasiswa.
“Kita menu itu lumayan lengkap ya, mulai dari gorengan-gorengan hingga kuliner andalan seperti rawon dan nasi bungkus yang harganya cuma Rp6.000. Buat teman nongkrong udah kenyang,” katanya.
Fasilitas Wifi kencang dan hiburan live music jadi daya tarik
Tak hanya menyuguhkan makanan khas, Warkop Legend Kota Malang juga menyediakan fasilitas wifi cepat dan hiburan live music di momen tertentu. Kehadiran konsep santai ala warung rumahan disebut menjadi daya tarik tersendiri dibanding kafe modern.
“Nanti kita adakan live music di hari tertentu. Kita juga memberikan kenyamanan untuk tempat dan fasilitas wifi yang ngebut biar betah nongkrongnya,” ungkapnya.
Harga makanan dan minuman yang ditawarkan pun tergolong sangat ekonomis. Sahabat Pewarta bisa menikmati berbagai menu mulai dari Rp2.000 hingga Rp20.000 saja.
“Kita kisaran dari harga Rp2.000 sampai harga Rp20.000 saja. Worth it lah untuk anak-anak mahasiswa,” tambah Jovian.
Konsep rumahan untuk obati rindu kampung halaman
Ia berharap Warkop Legend bisa menjadi tempat melepas rindu kampung halaman bagi mahasiswa maupun perantau yang tinggal di Malang. Konsep sederhana tanpa kesan formal dihadirkan agar pengunjung merasa seperti di rumah sendiri.
“Yang jelas warkop ini bisa mengobati rindu kampung halaman bagi para perantau maupun mahasiswa yang ada di Kota Malang ini,” tuturnya.
![]() |
| Roti John Legend produk asli dari manajemen Warkop Legend Malang. (Foto: Dok. Pewarta.co.id/Bram Edo) |
Kolaborasi dengan Roti John Legend
Dalam kesempatan yang sama, Farid, yang merupakan suami dari Jovian, menjelaskan bahwa nama Warkop Legend memiliki keterkaitan dengan brand roti milik mereka sebelumnya, yakni John Legend. Nama tersebut dipilih sebagai bentuk penguatan branding sekaligus memperluas tempat berkumpul pelanggan setia.
“Sebelumnya kami punya produk roti dengan merek ‘John Legend’, setelah itu istri saya punya ide untuk membuat Warkop Legend,” kata Farid.
Ia mengungkapkan produk roti John Legend sempat mengalami tantangan pasca pandemi Covid-19. Namun kini antusiasme pelanggan kembali meningkat, terutama saat berjualan di pasar mingguan kawasan Kota Malang.
“Alhamdulillah setiap kali kita jualan di Pasar Minggu, Ijen, dan Pasar Minggu Rampal, penjualan bisa sampai 250 pcs dalam 4 jam berjualan,” jelasnya.
Farid memastikan roti John Legend kini juga tersedia di Warkop Legend. Beberapa varian best seller seperti mozarella, daging sapi, dan extra filling ayam menjadi menu favorit pelanggan.
“Iya, pasti, roti ‘John Legend’ kita kolaborasikan dengan Warkop Legend. Jadi bisa dibeli di warkop ini,” ucapnya.
Dengan konsep nyaman, harga murah, dan nuansa nostalgia kampung halaman, Warkop Legend diharapkan mampu menjadi destinasi nongkrong baru bagi masyarakat Kota Malang.
Bagi sahabat Pewarta yang ingin menikmati suasana santai sambil kulineran khas rumahan kini bisa langsung datang ke Warkop Legend di kawasan Jalan Saxophone, Lowokwaru, Kota Malang.

