Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

2 Pabrik Otomotif Jepang Terancam Cabut dari RI dan Pindah ke Vietnam, 7.000 Pekerja Berisiko Kena PHK

2 pabrik otomotif Jepang terancam cabut dari RI dan pindah ke Vietnam, 7.000 pekerja berisiko PHK massal akibat relokasi produksi komponen otomotif.

2 Pabrik Otomotif Jepang Terancam Cabut dari RI dan Pindah ke Vietnam, 7.000 Pekerja Berisiko Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang Terancam Cabut dari RI dan Pindah ke Vietnam, 7.000 Pekerja Berisiko Kena PHK. (Ilustrasi: Canva)

PEWARTA.CO.ID — Kabar mengenai ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal kembali mencuat di sektor industri otomotif Indonesia. Sebanyak 7.000 pekerja di Jawa Timur disebut berpotensi kehilangan pekerjaan setelah dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang berencana memindahkan basis produksinya ke Vietnam.

Informasi tersebut disampaikan oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Ia menyebut relokasi produksi menjadi faktor utama yang memicu potensi pengurangan tenaga kerja dalam jumlah besar.

"(Potensi) PHK juga terjadi kemungkinan besar di dua perusahaan otomotif di Jawa Timur," kata Said Iqbal ditemui usai pembukaan Rakernas KSPI di Hotel Arcici, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

Menurut Said, persoalan tersebut telah dibicarakan dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan itu dilakukan untuk mencari solusi agar permasalahan antara perusahaan dan pekerja dapat ditangani dengan baik.

Dua perusahaan otomotif masih dalam tahap negosiasi

Said Iqbal menjelaskan bahwa pihaknya meminta bantuan agar ada komunikasi antara pemerintah, perusahaan, serta perwakilan buruh. Rencananya, Menteri Perindustrian juga akan dilibatkan dalam pembahasan terkait nasib para pekerja.

"Tadi saya bisik dengan Bang Dasco, mohon kami dibantu bertemu dengan Menteri Perindustrian minggu depan. Akan diatur bertemu dengan Menteri Perindustrian, dipanggil pengusahanya, dipanggil serikat buruhnya," ujarnya.

Meski menyampaikan adanya ancaman PHK massal, Said belum membuka identitas kedua perusahaan otomotif Jepang tersebut. Ia menyebut kedua perusahaan masih melakukan pembicaraan dengan serikat pekerja masing-masing.

"Jadi untuk dua perusahaan saya kasih inisialnya PT J dan PT S. Kenapa saya belum sebut? Karena perusahaan itu kan masih negosiasi dengan serikat pekerjanya. Sudah hampir setahun negosiasi itu," ungkapnya.

Kondisi ini membuat pemerintah dinilai perlu turun tangan untuk membantu mencarikan jalan tengah. Sebab, rencana pemindahan produksi tersebut bukan sekadar keputusan lokal, melainkan bagian dari strategi perusahaan pusat yang berada di Jepang.

Ribuan pekerja terancam kehilangan pekerjaan

Presiden KSPI tersebut mengungkapkan perkiraan jumlah pekerja yang terdampak apabila relokasi benar-benar dilakukan. Dari dua perusahaan itu, jumlah buruh yang berpotensi terkena PHK diperkirakan mencapai ribuan orang.

Untuk perusahaan dengan inisial PT J, Said menyebut sekitar 4.000 pekerja dari total 7.000 karyawan berpotensi terdampak pemutusan hubungan kerja.

Sementara itu, kondisi di perusahaan berinisial PT S disebut tidak kalah mengkhawatirkan. Dari jumlah karyawan sekitar 4.000 orang, diperkirakan sekitar 3.000 pekerja dapat terkena dampak PHK.

"Kalau yang PT S-nya jumlah karyawannya 4.000, bahkan lebih parah lagi 3.000 omong-omongnya (yang berpotensi di PHK)," pungkasnya.

Rencana perpindahan basis produksi ini menjadi perhatian karena industri komponen otomotif selama ini menjadi salah satu sektor yang menyerap banyak tenaga kerja.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat menemukan solusi agar pekerja tetap mendapatkan kepastian atas keberlangsungan pekerjaan mereka.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • 2 Pabrik Otomotif Jepang Terancam Cabut dari RI dan Pindah ke Vietnam, 7.000 Pekerja Berisiko Kena PHK
  • 2 Pabrik Otomotif Jepang Terancam Cabut dari RI dan Pindah ke Vietnam, 7.000 Pekerja Berisiko Kena PHK
  • 2 Pabrik Otomotif Jepang Terancam Cabut dari RI dan Pindah ke Vietnam, 7.000 Pekerja Berisiko Kena PHK
  • 2 Pabrik Otomotif Jepang Terancam Cabut dari RI dan Pindah ke Vietnam, 7.000 Pekerja Berisiko Kena PHK
  • 2 Pabrik Otomotif Jepang Terancam Cabut dari RI dan Pindah ke Vietnam, 7.000 Pekerja Berisiko Kena PHK
  • 2 Pabrik Otomotif Jepang Terancam Cabut dari RI dan Pindah ke Vietnam, 7.000 Pekerja Berisiko Kena PHK
Advertisement
Advertisement
Advertisement