Bahlil Akui Pemadaman Listrik Bikin Keluhan Masyarakat, Ini Arahan Tegas ke PLN
![]() |
| Bahlil Akui Pemadaman Listrik Bikin Keluhan Masyarakat, Ini Arahan Tegas ke PLN |
PEWARTA.CO.ID — Gangguan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah menuai perhatian serius pemerintah. Kondisi tersebut disebut telah menimbulkan ketidaknyamanan hingga keluhan dari masyarakat.
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta agar PT PLN (Persero) segera mengambil langkah penanganan yang lebih terukur dan menyeluruh agar gangguan serupa tidak kembali terulang.
Arahan tegas pemerintah ke PLN
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa PLN harus segera melakukan mitigasi teknis secara cepat dan tepat demi menjaga kenyamanan pelanggan listrik di berbagai daerah.
“Saya mendengar informasi ada beberapa daerah terjadi pemadaman bergilir. Saya minta PLN untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur, komprensif untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan dengan tidak adalagi pemadaman. Dengan kata lain segera atasi masalah teknis ini, karena masalah teknis semuanya ini kewenangan dan kendalinya memang ada di PLN,” ucap Bahlil dalam keterangannya, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Ia menekankan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional perlu segera dilakukan agar layanan kelistrikan bisa kembali berjalan optimal tanpa gangguan.
Evaluasi sistem dan mitigasi gangguan
Menurut Bahlil, langkah mitigasi yang tepat menjadi kunci utama untuk mencegah terulangnya pemadaman yang merugikan masyarakat.
“Tadi saya juga sudah berbicara sama Pak Dirut. Saya katakan bahwa segera melakukan langkah-langkah yang terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, termasuk didalamnya adalah pemadaman yang dikeluhkan oleh rakyat. Yang mengoperasikan listrik itu bukan Dirjen Listrik, bukan ya. Bukan kita. Kita regulasinya sementara yang melaksanakan kegiatan adalah PLN,” tegas Bahlil.
Ia juga menegaskan kembali bahwa pemerintah berperan dalam aspek regulasi, sementara pelaksanaan teknis sepenuhnya berada di tangan operator listrik.
Komunikasi langsung dengan Dirut PLN
Bahlil mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) untuk mempercepat penanganan persoalan di lapangan.
“Tadi saya sampai di jalan juga saya bicara sama Pak Dirut. Saya katakan bahwa segera melakukan langkah-langkah mitigasi yang terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, termasuk dalamnya adalah pemadaman yang dikeluhkan oleh rakyat. Pemerintah sudah tegas tinggal PLN segera merealaisasikannya,” ujarnya.
Bantahan soal pasokan batu bara
Di sisi lain, Bahlil juga menepis anggapan bahwa gangguan listrik terjadi akibat kekurangan pasokan bahan bakar, khususnya batu bara di pembangkit listrik.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan batu bara untuk PLN telah diantisipasi melalui penugasan kepada perusahaan tambang nasional, sehingga secara umum pasokan dianggap cukup.
“Total kebutuhan batubara PLN itu 154 juta. Dari 154 juta itu Dirjen Minerba sudah memberikan penugasan kepada perusahaan-perusahaan batubara nasional itu sebesar 180 sampai 190 juta yang sudah dikontrakan 134 juta ton, artinya tinggal sekitar 18 juta kan? Dimananya ada kekurangan. Teknisnya, untuk sampai di power plan-nya itu bukan tugas Dirjen Menerba. Itu sudah merupakan teknis daripada manajemen logistik PLN,” terang Bahlil.
Pemerintah dorong perbaikan layanan listrik
Pemerintah menegaskan kembali agar PLN segera menuntaskan persoalan teknis yang memicu pemadaman di sejumlah daerah. Selain itu, penguatan sistem pengawasan dan mitigasi operasional juga diminta untuk terus ditingkatkan.
Dengan langkah tersebut, diharapkan layanan listrik dapat kembali stabil, andal, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat di seluruh wilayah terdampak.
| LIVE