Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

Bursa Calon Ketua Umum PBNU Memanas, Gus Hery Siap Maju di Muktamar ke-35

Bursa calon Ketua Umum PBNU memanas dengan Gus Hery siap maju. Simak sosok calon Ketua Umum PBNU dan persiapan Muktamar ke-35.

Bursa Calon Ketua Umum PBNU Memanas, Gus Hery Siap Maju di Muktamar ke-35
Bursa Calon Ketua Umum PBNU Memanas, Gus Hery Siap Maju di Muktamar ke-35

PEWARTA.CO.ID — Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai menjadi perhatian menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35.

Salah satu nama yang muncul dalam kontestasi kepemimpinan organisasi tersebut adalah mantan Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Hery Haryanto Azumi atau yang dikenal dengan sapaan Gus Hery.

Kabar mengenai kesiapan Gus Hery maju sebagai calon Ketua Umum PBNU semakin menguat setelah dirinya melakukan silaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, KH Fahim Royani atau Gus Fahim.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahim kebangsaan dan ke-NU-an menjelang agenda Kombes serta Musyawarah Nasional Ulama yang akan berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Al Falah Ploso.

Gus Fahim sambut kesiapan Gus Hery

Gus Fahim menyampaikan apresiasinya atas keputusan Gus Hery yang ikut dalam bursa calon Ketua Umum PBNU mendatang. Ia menilai langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar pengabdian terhadap Nahdlatul Ulama.

"Saya senang sekali mendengar Gus Hery siap ikut dalam kontestasi Ketua Umum PBNU yang akan datang,”ujar Gus Fahim dikutip, Minggu (21/6/2026).

“Mulai sekarang, perbaiki niat. Niatkan semata-mata untuk berkhidmat kepada NU dengan ikhlas. Kalau niatnya lurus dan baik, Insya Allah ketika ada tantangan, hambatan, atau ujian di tengah jalan, Allah akan melapangkan jalan keluarnya. Sebab perjuangan yang dilandasi keikhlasan selalu mendapatkan pertolongan-Nya,"lanjutnya.

Dalam pertemuan itu, keduanya juga membahas sejumlah persoalan yang menjadi tantangan NU menjelang Muktamar ke-35. Salah satunya adalah harapan warga nahdliyin terhadap hadirnya kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi semakin maju memasuki abad kedua.

Gus Fahim menilai NU membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya kuat dalam tradisi pesantren, tetapi juga memiliki wawasan luas mengenai perkembangan zaman.

NU butuh pemimpin berakar pesantren dan berwawasan global

Menurut Gus Fahim, pemimpin PBNU ke depan harus mempunyai kemampuan menghadapi berbagai dinamika, mulai dari persoalan kebangsaan hingga tantangan global.

Ia menyebut sosok yang memimpin NU harus memahami akar tradisi santri sekaligus mampu membaca perkembangan politik, ekonomi, teknologi, hingga hubungan internasional.

“NU membutuhkan pemimpin yang lahir dari tradisi santri, memahami pesantren, tetapi sekaligus mengerti politik, ekonomi, hubungan internasional, perkembangan teknologi, dan memiliki jejaring global yang kuat. Yang paling penting, semua itu diniatkan untuk kemajuan NU dan kemaslahatan nahdliyin,"ujar Gus Fahim.

Gus Fahim juga mengingatkan bahwa NU memiliki posisi yang sangat penting bagi warga nahdliyin. Menurutnya, organisasi tersebut tidak hanya dipandang sebagai lembaga sosial keagamaan, tetapi telah menjadi bagian dari perjalanan perjuangan masyarakat.

"NU itu bagi warga nahdliyin bukan sekadar organisasi, tetapi sudah menjadi bagian dari aqidah sosial dan tradisi perjuangan. Karena itu, siapa pun yang mengemban amanah memimpin NU harus memegangnya dengan keyakinan yang kuat, kesabaran yang panjang, ketulusan hati, serta kesiapan berkorban demi umat. Memimpin NU bukan soal jabatan, tetapi soal pengabdian,"tegasnya.

Gus Hery dinilai membawa semangat baru

Kemunculan Gus Hery dalam bursa calon Ketua Umum PBNU dinilai Gus Fahim sebagai hal positif bagi organisasi. Ia melihat sosok Gus Hery memiliki latar belakang serta kapasitas yang dinilai sesuai dengan kebutuhan NU ke depan.

"Kehadiran Gus Hery dalam kontestasi ini merupakan angin segar bagi NU. Kita membutuhkan pemimpin yang datang bukan membawa konflik, melainkan membawa semangat persatuan dan pengabdian,”ujarnya.

Gus Hery adalah kader yang relatif bebas dari konflik, memiliki kapasitas yang memadai, dan menunjukkan kesungguhan untuk berkhidmat. Saya melihat beliau memiliki bekal yang cukup untuk membawa NU memasuki abad kedua dengan lebih percaya diri dan berwibawa,"pungkasnya.

Gus Hery sebut langkahnya sebagai bentuk pengabdian

Sementara itu, Gus Hery menjelaskan bahwa keputusannya untuk maju bukan muncul secara mendadak. Ia mengaku telah mendapatkan dorongan moral sejak beberapa tahun lalu dari dua dzuriyah pendiri NU, yakni Lily Wahid dan KH Hasyim Wahid atau Gus Iim.

"Saya masih ingat betul nasihat almarhumah Bu Lily Wahid dan Gus Iim beberapa tahun lalu. Mereka pernah berpesan kepada saya, 'Suatu saat kamu harus berkhidmat dengan sungguh-sungguh dan ikhlas untuk NU,"ujarnya.

Menurut Gus Hery, pesan tersebut terus ia pegang sebagai pedoman dalam mengambil langkah untuk berkhidmat kepada jam’iyah.

"Jangan pernah berhitung soal untung-rugi ketika berjuang untuk jam'iyah ini.' Nasihat itu terus saya simpan dalam hati. Apa yang saya lakukan hari ini semata-mata sebagai ikhtiar menjalankan amanah moral tersebut dan menjawab panggilan untuk mengabdi kepada NU,"tutup Gus Hery.

Dengan munculnya nama Gus Hery, dinamika bursa calon Ketua Umum PBNU semakin menarik perhatian menjelang Muktamar ke-35. Kontestasi tersebut diperkirakan akan menjadi momentum penting bagi arah perjalanan NU dalam memasuki abad kedua.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Bursa Calon Ketua Umum PBNU Memanas, Gus Hery Siap Maju di Muktamar ke-35
  • Bursa Calon Ketua Umum PBNU Memanas, Gus Hery Siap Maju di Muktamar ke-35
  • Bursa Calon Ketua Umum PBNU Memanas, Gus Hery Siap Maju di Muktamar ke-35
  • Bursa Calon Ketua Umum PBNU Memanas, Gus Hery Siap Maju di Muktamar ke-35
  • Bursa Calon Ketua Umum PBNU Memanas, Gus Hery Siap Maju di Muktamar ke-35
  • Bursa Calon Ketua Umum PBNU Memanas, Gus Hery Siap Maju di Muktamar ke-35
Advertisement
Advertisement
Advertisement