Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| LIVE

Siaran langsung pengajian akbar dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah (H) atau Tahun Baru Islam. Digelar di Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, pada Senin, 12 Juni 2026.

Evaluasi Haji 2026, KH Cholil Nafis Dorong Fasilitas Tarwiyah dan Penguatan Istita’ah Jemaah

Evaluasi Haji 2026 oleh KH Cholil Nafis menyoroti fasilitas Tarwiyah dan penguatan Istita’ah jemaah demi peningkatan layanan haji Indonesia ke depan.

Evaluasi Haji 2026, KH Cholil Nafis Dorong Fasilitas Tarwiyah dan Penguatan Istita’ah Jemaah
Musyrif Dini Haji Indonesia, KH Cholil Nafis. (Dok. Istimewa)

PEWARTA.CO.ID — Pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M mendapat penilaian positif dari Musyrif Dini Haji Indonesia, KH Cholil Nafis. Ia menilai penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lebih baik dan terasa lebih nyaman dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Meski demikian, sejumlah catatan evaluasi tetap disampaikan, mulai dari peningkatan fasilitas ibadah sunnah hingga penguatan syarat istita’ah atau kemampuan jemaah haji, baik dari sisi kesehatan maupun finansial.

Apresiasi atas layanan haji dan pelaksanaan Arbain

Salah satu hal yang diapresiasi Cholil adalah kebijakan yang tetap memberikan ruang bagi jemaah Indonesia untuk menjalankan ibadah Arbain di Madinah. Praktik shalat 40 waktu tanpa terputus itu dinilai sebagai bentuk kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.

“Arbain merupakan bentuk kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW. Kebijakan yang tetap memberikan ruang bagi jemaah untuk melaksanakannya patut kita apresiasi,” ujar Cholil saat melakukan evaluasi di Jeddah, Arab Saudi.

Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan spiritual jemaah, meskipun tantangan penyelenggaraan haji semakin kompleks dari tahun ke tahun.

Dorongan fasilitasi ibadah Tarwiyah

Di sisi lain, Cholil mendorong agar ke depan pemerintah Arab Saudi dan pihak terkait dapat kembali memfasilitasi pelaksanaan ibadah Tarwiyah. Ibadah ini merupakan sunnah dengan bermalam di Mina pada 8 Zulhijah sebelum jemaah menuju Arafah untuk wukuf.

Ia menilai Tarwiyah memiliki nilai spiritual yang tinggi dan masih sangat diharapkan oleh sebagian jemaah Indonesia dalam rangkaian ibadah haji.

Skema murur di Muzdalifah dinilai adaptif

Evaluasi juga diberikan terhadap pelaksanaan mabit di Muzdalifah yang tahun ini menggunakan skema murur, yakni jemaah melintas tanpa turun dari kendaraan.

Cholil menilai mekanisme tersebut sah secara fikih dan cukup adaptif terhadap kondisi jemaah di lapangan. Dalam praktiknya, sebagian jemaah reguler diberangkatkan lebih awal, sementara jemaah yang memiliki uzur diberangkatkan setelah tengah malam.

Penguatan prinsip istita’ah jemaah

Hal lain yang menjadi sorotan penting adalah penguatan prinsip istita’ah. Cholil menekankan bahwa kemampuan jemaah, baik secara kesehatan maupun finansial, perlu menjadi perhatian serius dalam penyelenggaraan haji.

Ia menilai, upaya menekan biaya haji dengan subsidi besar justru dapat berdampak pada penurunan kualitas fasilitas yang diterima jemaah di Tanah Suci.

Sebagai contoh, ia menyebut kondisi tenda di Mina yang masih bisa ditingkatkan jika didukung anggaran yang lebih proporsional. Dengan pembiayaan yang seimbang, jemaah berpotensi mendapatkan fasilitas lebih nyaman serta lokasi yang lebih dekat dengan area Jamarat.

“Kalau kualitas layanan ingin terus meningkat, maka aspek istita’ah perlu diperkuat. Dengan pembiayaan yang sehat, fasilitas yang diterima jemaah tentu bisa jauh lebih baik,” tegasnya.

Evaluasi berkelanjutan untuk kualitas haji

Menutup evaluasinya, KH Cholil Nafis berharap agar proses evaluasi penyelenggaraan haji terus dilakukan secara konsisten. Hal ini dinilai penting untuk memastikan kenyamanan, keselamatan, dan kekhusyukan jemaah haji Indonesia di masa mendatang tetap terjaga.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Evaluasi Haji 2026, KH Cholil Nafis Dorong Fasilitas Tarwiyah dan Penguatan Istita’ah Jemaah
  • Evaluasi Haji 2026, KH Cholil Nafis Dorong Fasilitas Tarwiyah dan Penguatan Istita’ah Jemaah
  • Evaluasi Haji 2026, KH Cholil Nafis Dorong Fasilitas Tarwiyah dan Penguatan Istita’ah Jemaah
  • Evaluasi Haji 2026, KH Cholil Nafis Dorong Fasilitas Tarwiyah dan Penguatan Istita’ah Jemaah
  • Evaluasi Haji 2026, KH Cholil Nafis Dorong Fasilitas Tarwiyah dan Penguatan Istita’ah Jemaah
  • Evaluasi Haji 2026, KH Cholil Nafis Dorong Fasilitas Tarwiyah dan Penguatan Istita’ah Jemaah
Advertisement
Advertisement
Advertisement