Breaking News: Israel Bombardir Lebanon, Iran Murka Ancam Tutup Selat Hormuz Lagi
![]() |
| Israel Bombardir Lebanon, Iran Murka Ancam Tutup Selat Hormuz Lagi. (Dok. Aljazeera) |
PEWARTA.CO.ID — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah serangan Israel ke wilayah Lebanon memicu reaksi keras dari Iran. Situasi ini bahkan menyeret ancaman penutupan jalur strategis Selat Hormuz sebagai bentuk respons balasan dari Teheran.
Iran menilai serangan yang dilakukan Israel ke Lebanon selatan sebagai tindakan yang melanggar kesepakatan yang selama ini disebut melibatkan Iran dan Amerika Serikat. Pernyataan keras pun disampaikan oleh komando militer pusat Iran yang menegaskan kemungkinan langkah ekstrem jika situasi terus memburuk.
Iran ancam tutup Selat Hormuz lagi
Dalam pernyataan resmi yang disiarkan melalui televisi pemerintah Iran, Komando Pusat Khatam-al Anbiya menyebut bahwa Selat Hormuz akan ditutup sebagai bentuk respons awal atas eskalasi konflik tersebut.
Pernyataan itu juga menegaskan bahwa langkah tersebut baru tahap awal, dan Iran membuka kemungkinan tindakan lanjutan apabila serangan Israel terus berlanjut.
“Dengan ini diumumkan bahwa Selat Hormuz akan ditutup untuk lalu lintas kapal; Perlu dicatat bahwa langkah pertama ini merupakan tanggapan atas pelanggaran janji musuh, dan jika agresi berlanjut, langkah-langkah lebih lanjut akan direncanakan dan diambil untuk memaksa musuh mematuhi kewajibannya,” kata Markas Besar Pusat Khatam-al Anbiya dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah, melansir Aljazeera, Sabtu (20/6/2026).
Pernyataan tersebut mempertegas meningkatnya tensi antara Iran dan Israel yang kini tidak hanya berdampak pada konflik regional, tetapi juga berpotensi mengganggu jalur perdagangan internasional di kawasan Teluk.
Korban serangan di Lebanon terus bertambah
Di sisi lain, kondisi di Lebanon juga semakin memprihatinkan. Serangan udara Israel dilaporkan terjadi di berbagai wilayah sejak dini hari dan menimbulkan korban jiwa yang terus bertambah.
Hingga saat ini, jumlah korban tewas akibat serangan tersebut disebut telah mencapai 32 orang. Situasi di lapangan masih belum sepenuhnya terkendali akibat intensitas serangan yang terus berlangsung.
Serangan tetap berlanjut meski ada upaya damai
Meski berbagai upaya gencatan senjata sempat diupayakan, Israel dilaporkan masih terus melancarkan serangan ke wilayah Lebanon. Kondisi ini membuat situasi di kawasan tersebut semakin tidak stabil dan meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik.
| LIVE