Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| LIVE

Siaran langsung pengajian akbar dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah (H) atau Tahun Baru Islam. Digelar di Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, pada Senin, 12 Juni 2026.

Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Perkuat Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas

Jelang libur sekolah, Jasa Marga perkuat preservasi jalan tol, program rutin, jalan tol aman, dan layanan pengguna tetap optimal.

Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Perkuat Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas
Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Perkuat Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas

PEWARTA.CO.ID — Menjelang periode libur sekolah yang diprediksi meningkatkan mobilitas masyarakat, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memperkuat langkah pemeliharaan infrastruktur melalui program preservasi jalan tol di berbagai wilayah operasionalnya.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap prima sekaligus memastikan perjalanan pengguna tol berlangsung aman dan nyaman. Jasa Marga menilai kualitas infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran arus kendaraan, terutama saat terjadi peningkatan volume lalu lintas.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan, pemeliharaan jalan tol yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga standar pelayanan kepada pengguna jalan.

Menurutnya, kondisi jalan dapat mengalami penurunan akibat berbagai faktor, mulai dari pengaruh cuaca hingga tekanan kendaraan berat dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL).

"Melalui program preservasi jalan yang terencana dengan baik, kami memastikan kualitas jalan tol tetap prima sehingga masyarakat bisa bepergian dengan lebih aman dan nyaman, terutama jelang periode libur sekolah mendatang,” ujar Rivan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Berbagai pekerjaan preservasi jalan tol dilakukan

Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), Jasa Marga menjalankan sejumlah kegiatan perawatan jalan tol secara menyeluruh.

Program tersebut mencakup peningkatan kapasitas gerbang tol, pembangunan maupun pemasangan Median Concrete Barrier (MCB), pembaruan area gerbang dan plaza tol, pekerjaan Scrapping, Filling, and Overlay (SFO), serta perbaikan permukaan jalan.

Selain pemeliharaan rutin, Jasa Marga juga mengutamakan langkah preventif untuk memperpanjang usia layanan jalan tol. Strategi ini dilakukan dengan mendeteksi potensi kerusakan sejak awal agar gangguan seperti lubang di jalan atau pothole dapat dicegah.

Setiap indikasi kerusakan yang ditemukan ditargetkan dapat ditangani paling lambat dalam waktu 2x24 jam setelah teridentifikasi. Hal tersebut didukung kesiapan petugas operasional yang berjaga selama 24 jam di seluruh jaringan jalan tol Jasa Marga Group.

Sejumlah ruas tol jadi fokus perawatan

Pada Juni 2026, kegiatan preservasi dilakukan secara intensif di sejumlah jalur utama. Beberapa ruas yang menjadi perhatian meliputi Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Jalan Tol Jakarta-Tangerang (Janger), Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi), serta Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Langkah tersebut bertujuan menjaga daya tahan perkerasan jalan agar tetap optimal dalam melayani perjalanan masyarakat. Terlebih, peningkatan aktivitas perjalanan saat libur sekolah membutuhkan kesiapan infrastruktur yang lebih baik.

Rivan menyebut, proses pemantauan kondisi jalan kini semakin terbantu dengan dukungan teknologi modern yang memungkinkan identifikasi kerusakan dilakukan secara lebih cepat dan akurat.

"Akurasi dan kecepatan identifikasi di lapangan juga ditopang oleh implementasi teknologi modern," katanya.

Jasa Marga memanfaatkan kendaraan inspeksi khusus Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 untuk melakukan pemindaian kondisi lajur secara detail, termasuk mendeteksi potensi retakan pada permukaan jalan.

"Data hasil pemindaian tersebut langsung diintegrasikan dengan teknologi kecerdasan buatan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk mempercepat pengambilan keputusan penanganan taktis oleh tim di lapangan," tambah Rivan.

Pekerjaan dilakukan saat lalu lintas lebih rendah

Dalam pelaksanaan preservasi, Jasa Marga tetap mengedepankan aspek keselamatan pengguna jalan dan menjaga kelancaran arus kendaraan. Karena itu, sebagian besar pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada malam hingga dini hari ketika jumlah kendaraan cenderung lebih sedikit.

Informasi mengenai lokasi dan jadwal pekerjaan terus diperbarui secara berkala melalui aplikasi Travoy serta akun media sosial resmi Jasa Marga Group.

Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi terkait pekerjaan jalan tol melalui layanan One Call Center 133.

Jasa Marga turut mengapresiasi peran pengguna jalan yang ikut memberikan laporan mengenai kondisi infrastruktur selama perjalanan. Masukan tersebut dinilai membantu perusahaan dalam melakukan pemantauan dan penanganan lebih cepat.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pengguna jalan yang selama ini aktif melaporkan kondisi infrastruktur di sepanjang perjalanan, karena informasi tambahan tersebut sangat berharga bagi kami. Kami juga terus membuka ruang bagi pengguna jalan untuk terlibat aktif dalam menjaga kualitas jalan," katanya.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Perkuat Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas
  • Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Perkuat Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas
  • Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Perkuat Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas
  • Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Perkuat Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas
  • Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Perkuat Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas
  • Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Perkuat Preservasi Jalan Tol di Sejumlah Ruas
Advertisement
Advertisement
Advertisement