Jemaah Haji 2026 Bukittinggi Tiba di Tanah Air, Satu Jemaah Wafat di Madinah
![]() |
| Jemaah Haji 2026 Bukittinggi Tiba di Tanah Air, Satu Jemaah Wafat di Madinah |
PEWARTA.CO.ID — Kepulangan jemaah haji asal Bukittinggi tahun 2026 berlangsung sesuai jadwal dan berjalan lancar. Sebanyak 252 jemaah dari daerah tersebut akhirnya kembali ke Tanah Air, menandai berakhirnya rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Namun di balik momen kebahagiaan tersebut, terselip kabar duka yang menyertai perjalanan ibadah mereka.
Kepulangan jemaah sesuai jadwal
Sebanyak 252 jemaah haji asal Bukittinggi yang tergabung dalam Kloter 7 dan Kloter 14 telah tiba kembali di Indonesia sesuai agenda yang telah ditetapkan. Kepulangan para tamu Allah ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian pelaksanaan haji Kota Bukittinggi tahun 2026.
Pemerintah Kota Bukittinggi menyambut langsung kedatangan para jemaah dalam sebuah acara resmi yang digelar di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi pada Kamis, 25 Juni 2026.
Duka di Tanah Suci, satu jemaah wafat di Madinah
Di tengah kabar kepulangan yang penuh syukur, terdapat kabar duka dari Tanah Suci. Salah satu jemaah asal Bukittinggi dilaporkan meninggal dunia saat berada di Madinah ketika menjalankan rangkaian ibadah haji.
Jemaah tersebut diketahui bernama Yulinis Muin (73), warga Bukit Apit, yang wafat pada 2 Mei 2026. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rombongan haji yang lainnya.
Penyerahan sertifikat badal haji
Dalam momen penyambutan kepulangan jemaah, pihak pemerintah juga menyerahkan Sertifikat Badal Haji kepada ahli waris almarhumah Yulinis Muin. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, sebagai bentuk penghormatan atas ibadah yang telah ditunaikan almarhumah hingga akhir hayat.
Acara ini menjadi simbol penghargaan sekaligus pengingat bahwa seluruh rangkaian ibadah tetap mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah daerah.
Kuota dan komposisi jemaah
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Bukittinggi, Syukri Naldi, menjelaskan bahwa kuota haji tahun 2026 untuk daerah tersebut berjumlah 255 orang. Namun, hanya 253 jemaah yang diberangkatkan karena dua calon jemaah batal berangkat akibat kondisi kesehatan.
Dari total jemaah yang berangkat, terdiri dari 104 laki-laki dan 149 perempuan yang tergabung dalam dua kelompok terbang, yakni Kloter 7 dan Kloter 14.
“Jemaah haji Kota Bukittinggi tergabung dalam Kloter 7 sebanyak 251 jemaah bersama lima petugas haji dan Kloter 14 sebanyak dua jemaah bersama satu petugas. Seluruh jemaah telah kembali ke tanah air dengan selamat sesuai jadwal yang ditetapkan,” jelas Syukri Naldi.
Apresiasi dari pemerintah daerah
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah haji dalam kondisi selamat. Ia juga berharap para jemaah mendapatkan predikat haji mabrur setelah menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
“Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan mampu membawa nilai-nilai ibadah haji ke dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ibnu Asis.
Ia turut memberikan apresiasi kepada para petugas haji yang telah bekerja maksimal selama proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah. Menurutnya, evaluasi penyelenggaraan haji tahun 2026 akan menjadi bahan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan di tahun-tahun berikutnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar berkat kerja sama dan sinergi berbagai elemen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.
| 📡 LIVE