Jemaah Haji Indonesia Taklukkan Ribuan Anak Tangga Jabal Nur, Rasakan Perjuangan Spiritual di Gua Hira
![]() |
| Jemaah Haji Indonesia Taklukkan Ribuan Anak Tangga Jabal Nur, Rasakan Perjuangan Spiritual di Gua Hira |
PEWARTA.CO.ID — Jemaah haji Indonesia menjalani perjalanan spiritual dengan melakukan ziarah ke Gua Hira di Kota Makkah. Mereka menapaki Gunung Jabal Nur untuk menelusuri jejak sejarah Islam sekaligus merasakan langsung suasana perjuangan Nabi Muhammad SAW.
Perjalanan menuju puncak bukit batu tersebut tidaklah mudah. Salah satu jemaah, Febrian, menggambarkan pengalaman mendaki sebagai perjalanan yang menguras tenaga.
“Perjalanannya cukup panjang dan melelahkan,” ujarnya pada Kamis, 18 Juni 2026.
Meski demikian, rombongan tetap melanjutkan pendakian dengan semangat yang kuat hingga mencapai puncak gua. Jalur yang dilalui diketahui memiliki sekitar 1.420 anak tangga dengan medan yang cukup terjal dan menantang.
Pendakian dini hari untuk hindari panas ekstrem
Untuk menghindari suhu tinggi di Makkah, pendakian dimulai sejak dini hari. Langkah ini dipilih karena cuaca siang hari dapat mencapai sekitar 40 derajat Celsius yang cukup ekstrem bagi para jemaah.
Jabal Nur sendiri memiliki ketinggian sekitar 634 meter di atas permukaan laut. Dari titik awal, perjalanan menuju puncak memakan waktu lebih dari satu jam tergantung kondisi fisik jemaah.
Keteguhan jemaah lansia jadi inspirasi
Di sepanjang jalur pendakian, para jemaah juga bertemu dengan peziarah lanjut usia dari berbagai negara yang turut menapaki rute yang sama. Kondisi ini menjadi pemandangan yang mengesankan bagi rombongan.
Febrian mengaku terinspirasi melihat keteguhan para jemaah lansia yang tetap berusaha mencapai puncak meski medan cukup berat.
“Semangat mereka menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk melawan rasa lelah,” katanya.
Perjalanan ini bukan hanya menguji fisik, tetapi juga menjadi momen refleksi spiritual bagi para jemaah yang mengikuti ziarah tersebut.
Makna spiritual di puncak Jabal Nur
Ziarah ke Gua Hira juga membawa jemaah mengenang perjuangan dakwah Rasulullah SAW, termasuk peran Sayyidah Khadijah yang setia mengantarkan bekal makanan ke puncak Jabal Nur.
Setibanya di puncak, rombongan Febrian melaksanakan salat Subuh berjamaah sebagai bentuk ibadah bersama di lokasi bersejarah tersebut. Dari atas gunung, mereka juga disuguhi panorama Kota Makkah serta Menara Zamzam yang terlihat jelas di kejauhan.
Momen tersebut menjadi pengalaman spiritual yang mendalam dan sulit dilupakan bagi para jemaah haji Indonesia dalam rangkaian ibadah mereka di Tanah Suci.
| LIVE