Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

Krisis Guru di Tangsel: Sekolah Negeri Kekurangan Tenaga Pendidik, Pegawai TU Sampai Ikut Mengajar

Krisis guru di Tangsel membuat sekolah negeri kekurangan tenaga pendidik, pegawai TU ikut mengajar di kelas. Dipicu pensiun ASN dan aturan rekrutmen.

Krisis Guru di Tangsel: Sekolah Negeri Kekurangan Tenaga Pendidik, Pegawai TU Sampai Ikut Mengajar
Krisis Guru di Tangsel: Sekolah Negeri Kekurangan Tenaga Pendidik, Pegawai TU Sampai Ikut Mengajar

PEWARTA.CO.ID — Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah menghadapi persoalan serius di sektor pendidikan. Sejumlah sekolah negeri dilaporkan mengalami kekurangan tenaga pendidik, hingga membuat pegawai Tata Usaha (TU) dan guru Bimbingan Konseling (BK) harus turun tangan ikut mengajar di kelas.

Kondisi ini mencerminkan adanya ketidakseimbangan antara jumlah guru yang tersedia dengan kebutuhan di lapangan, terutama seiring persebaran sekolah negeri yang terus berjalan di wilayah tersebut.

Kekurangan guru di sekolah negeri Tangsel

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Deden Deni, mengakui bahwa jumlah tenaga pendidik di Tangsel saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan yang ada di berbagai sekolah negeri.

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari guru yang memasuki masa pensiun hingga adanya tenaga pendidik yang meninggal dunia, sehingga meninggalkan kekosongan di sejumlah sekolah.

"Jumlahnya belum ideal lah dengan kebutuhan, apalagi dengan rencana penambahan beberapa sekolah (negeri). Kita butuh tambahan guru,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Pegawai TU hingga guru BK ikut mengajar

Akibat keterbatasan tersebut, pihak sekolah terpaksa melakukan penyesuaian. Tidak hanya guru, pegawai TU hingga guru BK ikut diberdayakan untuk mengisi jam pelajaran di kelas agar proses belajar tetap berjalan.

Kondisi ini terjadi karena adanya kebijakan yang mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang membatasi rekrutmen tenaga Non-ASN di instansi pemerintah, termasuk sektor pendidikan.

"Sampai saat ini karena belum ada kebijakan dari pusat ya, kan kita tidak boleh menerima guru-guru di luar yang ASN ya. Jadi kita memberdayakan guru yang ada saja," jelasnya.

Sekolah tetap diminta penuhi kebutuhan belajar

Meski menghadapi keterbatasan tenaga pengajar, Dindikbud Tangsel menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar tidak boleh terganggu. Setiap sekolah tetap dituntut memastikan seluruh materi pelajaran tersampaikan kepada siswa.

Pemerintah daerah saat ini masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait solusi pengisian kekosongan guru di sekolah negeri.

"Bagaimanapun tidak boleh ada kekosongan di dunia pendidikan kita. Maka kami menunggu kebijakan supaya memungkinkan, apapun mekanismenya, supaya kekosongan itu bisa segera terisi," tandasnya.

Sebaran kekurangan guru meluas

Sejumlah wilayah di Tangsel tercatat terdampak kondisi ini, di antaranya Kecamatan Setu, kawasan Pondok Ranji, dan Ciputat. Kekurangan tenaga pendidik juga disebut semakin meluas ke sekolah-sekolah negeri lain.

Dampaknya tidak hanya dirasakan di satu jenjang pendidikan saja, melainkan mulai dari SD Negeri, SMP Negeri, hingga SMA Negeri di Kota Tangerang Selatan.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Krisis Guru di Tangsel: Sekolah Negeri Kekurangan Tenaga Pendidik, Pegawai TU Sampai Ikut Mengajar
  • Krisis Guru di Tangsel: Sekolah Negeri Kekurangan Tenaga Pendidik, Pegawai TU Sampai Ikut Mengajar
  • Krisis Guru di Tangsel: Sekolah Negeri Kekurangan Tenaga Pendidik, Pegawai TU Sampai Ikut Mengajar
  • Krisis Guru di Tangsel: Sekolah Negeri Kekurangan Tenaga Pendidik, Pegawai TU Sampai Ikut Mengajar
  • Krisis Guru di Tangsel: Sekolah Negeri Kekurangan Tenaga Pendidik, Pegawai TU Sampai Ikut Mengajar
  • Krisis Guru di Tangsel: Sekolah Negeri Kekurangan Tenaga Pendidik, Pegawai TU Sampai Ikut Mengajar
Advertisement
Advertisement
Advertisement