Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

Nyeri Dada Sebelah Kiri Saat Olahraga Belum Tentu Tanda Penyakit Jantung, Ini Kata dr. Andi Sitti Tandina

Nyeri dada sebelah kiri saat olahraga belum tentu masalah jantung. Simak fakta, mitos, gejala, dan penyebabnya, menurut dr. Andi Sitti Tandina.

Nyeri Dada Sebelah Kiri Saat Olahraga Belum Tentu Tanda Penyakit Jantung, Ini Kata dr. Andi Sitti Tandina
Nyeri Dada Sebelah Kiri Saat Olahraga Belum Tentu Tanda Penyakit Jantung

PEWARTA.CO.ID — Nyeri dada sebelah kiri saat melakukan aktivitas olahraga sering kali membuat banyak orang langsung khawatir. Sebagian masyarakat menganggap kondisi tersebut sebagai tanda kuat adanya gangguan pada organ jantung.

Anggapan itu pun masih banyak dipercaya hingga saat ini. Ketika rasa sakit muncul di area dada kiri, sebagian orang langsung menghubungkannya dengan penyakit jantung tanpa mencari tahu penyebab sebenarnya.

Padahal, rasa nyeri di dada saat berolahraga tidak selalu berkaitan dengan masalah jantung. Ada berbagai faktor lain yang dapat memicu kondisi tersebut, sehingga penting memahami perbedaan antara tanda yang perlu diwaspadai dan keluhan yang berasal dari penyebab lain.

Nyeri dada kiri saat olahraga, mitos atau fakta?

Dokter dari RS Harapan Bunda, dr. Andi Sitti Tandina, menjelaskan bahwa anggapan nyeri dada sebelah kiri saat olahraga selalu menandakan gangguan jantung merupakan sebuah mitos.

Dalam acara Morning Zone yang tayang di YouTube Okezone, ia menyebut bahwa lokasi rasa sakit tidak bisa langsung menjadi patokan seseorang mengalami gangguan jantung.

“Itu mitos. Jadi belum tentu nyeri dada di kiri itu pasti jantung,” tegas dr. Andi Sitti.

Menurutnya, nyeri dada dapat muncul karena berbagai penyebab. Salah satu faktor yang cukup sering terjadi adalah masalah pada otot atau jaringan di sekitar bagian dada, terutama setelah tubuh melakukan aktivitas fisik.

Ia menjelaskan bahwa karakter nyeri akibat gangguan jantung biasanya memiliki ciri yang berbeda dibandingkan rasa sakit akibat otot.

“Nyeri jantung itu nyerinya khas. Malah enggak bisa ditunjuk di mana. Paling sering kalau nyeri dada bisa ditunjuk itu otot,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa seseorang tidak bisa langsung menyimpulkan kondisi jantung hanya berdasarkan lokasi nyeri. Pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan apabila keluhan terasa mengganggu atau muncul secara berulang.

Penyebab nyeri dada saat berolahraga tidak selalu dari jantung

Saat seseorang berolahraga, tubuh mengalami peningkatan aktivitas fisik yang membuat otot bekerja lebih keras. Kondisi tersebut dapat memicu rasa tidak nyaman, termasuk nyeri pada bagian dada.

Nyeri yang berasal dari otot biasanya lebih mudah ditunjuk lokasinya. Rasa sakit juga dapat muncul ketika area tertentu ditekan atau saat tubuh melakukan gerakan tertentu.

Karena itu, munculnya nyeri dada sebelah kiri ketika berolahraga tidak otomatis berarti seseorang mengalami gangguan jantung. Ada kemungkinan keluhan tersebut berasal dari ketegangan otot atau jaringan sekitar dada.

Namun, masyarakat tetap perlu memperhatikan pola nyeri yang dirasakan. Perbedaan karakter rasa sakit dapat menjadi petunjuk awal mengenai kemungkinan penyebabnya.

Kenali gejala jantung yang perlu diwaspadai

Walaupun tidak semua nyeri dada berhubungan dengan jantung, bukan berarti keluhan tersebut boleh diabaikan. Ada beberapa tanda yang perlu mendapat perhatian lebih, terutama jika rasa sakit terasa berat atau muncul bersama gejala lainnya.

Nyeri akibat gangguan jantung umumnya dapat terasa seperti tekanan kuat, rasa tertindih, sesak, atau ketidaknyamanan pada dada yang sulit ditentukan titik pastinya.

Selain itu, kondisi tersebut dapat disertai gejala lain seperti sesak napas, keringat dingin, mual, hingga tubuh terasa lemas.

Apabila nyeri dada muncul berulang kali, semakin berat, atau dibarengi tanda-tanda yang mencurigakan, pemeriksaan medis menjadi langkah penting untuk mengetahui penyebabnya.

Dengan mengetahui perbedaan antara nyeri akibat otot dan gejala yang berkaitan dengan jantung, masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi keluhan nyeri dada sebelah kiri saat olahraga. Jangan langsung panik, tetapi tetap lakukan pemeriksaan jika muncul tanda yang mengkhawatirkan.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Nyeri Dada Sebelah Kiri Saat Olahraga Belum Tentu Tanda Penyakit Jantung, Ini Kata dr. Andi Sitti Tandina
  • Nyeri Dada Sebelah Kiri Saat Olahraga Belum Tentu Tanda Penyakit Jantung, Ini Kata dr. Andi Sitti Tandina
  • Nyeri Dada Sebelah Kiri Saat Olahraga Belum Tentu Tanda Penyakit Jantung, Ini Kata dr. Andi Sitti Tandina
  • Nyeri Dada Sebelah Kiri Saat Olahraga Belum Tentu Tanda Penyakit Jantung, Ini Kata dr. Andi Sitti Tandina
  • Nyeri Dada Sebelah Kiri Saat Olahraga Belum Tentu Tanda Penyakit Jantung, Ini Kata dr. Andi Sitti Tandina
  • Nyeri Dada Sebelah Kiri Saat Olahraga Belum Tentu Tanda Penyakit Jantung, Ini Kata dr. Andi Sitti Tandina
Advertisement
Advertisement
Advertisement