Syahravi Ungkap Dugaan Konflik Fariz RM dan Produser SMH Jadi Pemicu Kasus Hak Cipta
![]() |
| Syahravi Ungkap Dugaan Konflik Fariz RM dan Produser SMH Jadi Pemicu Kasus Hak Cipta |
PEWARTA.CO.ID — Nama musisi muda Syahravi ikut terseret dalam polemik dugaan pelanggaran hak cipta yang melibatkan musisi senior Fariz RM dan seorang produser berinisial SMH. Syahravi menyebut dirinya berada di posisi yang terdampak akibat konflik tersebut, padahal keterlibatannya dalam proyek lagu Di Antara Kata disebut hanya berdasarkan kerja sama profesional.
Syahravi menjelaskan bahwa dirinya menerima tawaran untuk terlibat dalam proyek album tribute 45 Tahun Fariz RM dari produser SMH. Dalam proyek tersebut, ia dipercaya sebagai penyanyi sekaligus produser lagu dengan seluruh proses kerja yang disebut telah diatur melalui kontrak.
"Saya dapat penawaran dari Bapak SMH untuk proyek album tribute 45 Tahun Fariz RM. Saya ditunjuk sebagai penyanyi dan produser lagunya. Semua ada kontrak kerjanya dengan Pak SMH," kata Syahravi di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026).
Menurut Syahravi, persoalan yang terjadi diduga bukan berasal dari keterlibatannya dalam proyek musik tersebut, melainkan adanya permasalahan antara Fariz RM dan SMH. Ia merasa dirinya justru menjadi pihak yang ikut terkena dampak dari konflik tersebut.
Syahravi sebut ada konflik internal
Kuasa hukum Syahravi, Elza Syarief, menyampaikan dugaan bahwa permasalahan utama sebenarnya berkaitan dengan hubungan antara Fariz RM dan produser SMH. Namun, menurutnya, Syahravi yang hanya menjalankan pekerjaan berdasarkan kesepakatan justru ikut terseret.
"Info yang kami dapat, Mas Fariz sepertinya ada masalah internal dengan Pak SMH Tapi kenapa yang ditembak malah klien kami? Padahal klien kami hanya menjalankan tugas sesuai kontrak promosi," ujar Elza Syarief selaku kuasa hukum Syahravi.
Situasi tersebut membuat Syahravi merasa dirugikan secara pribadi. Ia mengaku banyak pihak dari lingkungan industri musik yang mempertanyakan kejadian tersebut kepadanya.
Meski aktivitas profesionalnya, termasuk jadwal tampil, belum mengalami gangguan, Syahravi mengatakan persoalan ini tetap memberikan tekanan besar. Baginya, tudingan yang muncul menyangkut reputasi yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.
Perjalanan karier jadi pertaruhan
Syahravi mengungkapkan rasa sedih karena perjalanan panjangnya di dunia musik sejak 2015 kini ikut tersorot akibat polemik tersebut. Ia berharap publik mengenalnya melalui karya-karya yang dibuatnya, bukan karena sebuah konflik.
"Saya pengin teman-teman tahu dan kenal saya melalui karya, tapi tidak dalam situasi seperti ini. Selama 10 tahun ini saya aktif membawakan lagu sendiri. Baru di 2024 saya ambil proyek orang lain karena menghormati sosok Mas Fariz," tuturnya.
Bagi Syahravi, kesempatan terlibat dalam proyek yang merayakan perjalanan karier seorang legenda musik seperti Fariz RM merupakan sesuatu yang membanggakan. Ia menganggap proyek tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap sosok senior yang memiliki pengaruh besar di industri musik Indonesia.
Namun, situasi berubah ketika proyek tersebut kemudian dikaitkan dengan dugaan pelanggaran hak cipta yang menyeret namanya.
Tegaskan jalankan sesuai kesepakatan
Syahravi kembali menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat melakukan tindakan yang melanggar aturan dalam proses pengerjaan lagu tersebut. Ia menyebut seluruh langkah yang diambilnya telah mengikuti batasan yang tercantum dalam kontrak kerja.
"Bagi saya musisi junior, mengerjakan proyek ini adalah kehormatan. Saya make sure Mas Fariz senang waktu itu. Tidak ada satu pun yang saya lakukan di luar batas kontrak kerja," tambahnya.
Dengan adanya polemik ini, Syahravi berharap masyarakat dapat melihat persoalan secara lebih utuh. Ia menilai keterlibatannya dalam proyek tersebut semata-mata karena tanggung jawab profesional sebagai musisi yang mendapat kepercayaan untuk berkarya.
| 📡 LIVE