Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

Trump Ancam Serang Iran Terkait Hizbullah, Negosiasi Damai AS–Iran Terancam Batal

Trump Ancam Serang Iran Terkait Hizbullah memicu ketegangan baru, Negosiasi Damai AS–Iran Terancam Batal di tengah peringatan keras Selat Hormuz.

Trump Ancam Serang Iran Terkait Hizbullah, Negosiasi Damai AS–Iran Terancam Batal
Trump Ancam Serang Iran Terkait Hizbullah, Negosiasi Damai AS–Iran Terancam Batal

PEWARTA.CO.ID — Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Iran. Ia menyebut kemungkinan serangan lanjutan terkait aktivitas Hizbullah di Lebanon, yang dinilai memperburuk situasi kawasan.

Pernyataan tersebut juga dinilai berpotensi mengganggu jalannya pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang tengah berlangsung di Jenewa, Swiss, untuk meredakan konflik yang sedang memanas.

Ancaman serangan dan ketegangan baru

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump mendesak Iran untuk segera menghentikan dukungan terhadap kelompok yang ia sebut sebagai “proksi bayaran” di Lebanon, merujuk pada Hizbullah. Ia memperingatkan bahwa Washington akan memberikan respons keras jika situasi terus memburuk.

“Jika mereka tidak melakukannya, kami akan menyerang Iran dengan sangat keras lagi, seperti yang kami lakukan minggu lalu, hanya saja lebih keras,” tulis Trump pada Minggu (21/6/2026).

Pernyataan itu mempertegas sikap keras Gedung Putih yang kembali mengangkat opsi militer di tengah memanasnya konflik regional.

Peringatan soal Selat Hormuz

Dalam laporan yang dikutip dari Fox News, Trump juga menyinggung kemungkinan eskalasi di Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan minyak dunia. Ia menyebut langkah Iran di kawasan tersebut dapat memicu respons besar dari Amerika Serikat.

“Kalian bahkan tidak akan bisa kembali ke negara kalian yang terkutuk itu. Kami mungkin akan mengambil alih Selat itu, jika perlu,” kata Trump.

Ia bahkan menyinggung kemungkinan Amerika Serikat mengambil peran langsung dalam pengamanan jalur tersebut, termasuk skema biaya transportasi minyak yang disebutnya sebagai bentuk “tol”.

“Jika mereka tidak mencapai kesepakatan, kami akan mengumpulkan tol,” tambahnya, sebagaimana dilaporkan TRT World.

Trump juga menyebut konsep Amerika Serikat sebagai “Malaikat Pelindung” Selat Hormuz dengan potensi pengambilan sebagian hasil minyak sebagai imbalan.

Tekanan politik dan respons Iran

Dalam pernyataan lanjutannya, Trump turut memperingatkan Presiden Iran Masoud Pezeshkian agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan publik. Ia menegaskan Washington masih memiliki opsi tekanan dalam periode negosiasi 60 hari.

“Dia lebih baik memperbaiki diri atau kami akan mengambil alih seluruh negara,” kata Trump.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya memiliki keleluasaan penuh setelah masa negosiasi tersebut berakhir. “Saya memiliki opsi 60 hari dan saya dapat melakukan apa pun yang saya inginkan setelah opsi itu,” ujarnya.

Menanggapi ancaman tersebut, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memberikan peringatan balik kepada Amerika Serikat. Ia menegaskan Iran tidak akan tunduk pada tekanan atau ancaman eksternal.

“Tidakkah mereka berpikir bahwa jika ancaman mereka berpengaruh, mereka tidak akan sampai pada titik keputusasaan seperti sekarang ini? Kami tidak mengandalkan ancaman Amerika,” tulis Ghalibaf di platform X.

Ia menambahkan bahwa Iran siap memberikan respons jika diperlukan. “Sebaiknya mereka berhati-hati dengan komentar mereka, angkatan bersenjata kami siap merespons dengan cara yang berbeda. Apa pun yang mereka katakan, kamilah yang akan bertindak.”

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Trump Ancam Serang Iran Terkait Hizbullah, Negosiasi Damai AS–Iran Terancam Batal
  • Trump Ancam Serang Iran Terkait Hizbullah, Negosiasi Damai AS–Iran Terancam Batal
  • Trump Ancam Serang Iran Terkait Hizbullah, Negosiasi Damai AS–Iran Terancam Batal
  • Trump Ancam Serang Iran Terkait Hizbullah, Negosiasi Damai AS–Iran Terancam Batal
  • Trump Ancam Serang Iran Terkait Hizbullah, Negosiasi Damai AS–Iran Terancam Batal
  • Trump Ancam Serang Iran Terkait Hizbullah, Negosiasi Damai AS–Iran Terancam Batal
Advertisement
Advertisement
Advertisement