Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| LIVE

Siaran langsung pengajian akbar dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah (H) atau Tahun Baru Islam. Digelar di Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, pada Senin, 12 Juni 2026.

Video VCS Oknum Guru SD Situbondo Viral, Aduan Resmi Masuk Dispendikbud, Diduga Rekam dan Peras Korban

Video VCS oknum guru SD Situbondo viral usai diduga rekam VCS dan peras korban. Aduan resmi masuk Dispendikbud Situbondo, kasus jadi sorotan publik.

Video VCS Oknum Guru SD Situbondo Viral, Aduan Resmi Masuk Dispendikbud, Diduga Rekam dan Peras Korban
Video VCS Oknum Guru SD Situbondo Viral, Aduan Resmi Masuk Dispendikbud, Diduga Rekam dan Peras Korban

PEWARTA.CO.ID — Video yang diduga melibatkan seorang oknum guru SD di Kabupaten Situbondo mendadak viral di media sosial. Kasus ini kini resmi dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) setempat setelah beredar dugaan tindakan tidak pantas serta pemerasan yang menyeret nama tenaga pendidik tersebut.

Sosok berinisial HLS, 36 tahun, yang diketahui merupakan guru perempuan di salah satu SDN Kecamatan Bungatan, dilaporkan ke Dispendikbud Situbondo. Laporan itu muncul setelah sebuah video tanpa busana yang diduga melibatkan dirinya tersebar luas di media sosial.

Video berdurasi sekitar 1 menit 21 detik itu disebut-sebut merupakan rekaman saat HLS melakukan Video Call Sex (VCS) dengan seorang pria asal Madura yang saat ini bekerja di luar negeri.

Viral dari aktivitas live TikTok

Kasus ini mencuat setelah aktivitas HLS di platform TikTok menjadi sorotan. Menurut keterangan Pepeng, warga Kecamatan Panarukan, HLS kerap melakukan siaran langsung di TikTok dan berinteraksi dengan para penonton.

Dari interaksi tersebut, seorang pria berinisial AA, 40 tahun, asal Madura, diduga mulai mengenal HLS. AA disebut sering memberikan like dan gift saat HLS melakukan live streaming hingga akhirnya komunikasi berlanjut ke aplikasi pesan WhatsApp.

“AA ini sering like dan ngasi gif saat HLS sedang live tiktok. Dari tiktok menjalin komunikasi hingga tukar nomor whats app. Bahkan AA sempat dimintai uang hingga TF melalui rekening,” ujar pria yang akrab disapa Tekos Sosial, Rabu (17/6/2026).

Kronologi dugaan VCS dan pemerasan

Lebih lanjut, Pepeng mengungkapkan bahwa hubungan keduanya semakin intens hingga berujung pada tawaran melakukan VCS. Namun, setelah aktivitas tersebut terjadi, HLS diduga merekam layar secara diam-diam.

Rekaman itu kemudian disebut-sebut digunakan sebagai alat untuk menekan korban agar memberikan sejumlah uang, dengan ancaman video tersebut akan disebarkan ke publik.

“Intinya HLS ini diduga memeras AA. Kebetulan AA juga menyimpan gambar namun tidak menyebarkannnya. Ini pengakuan dari AA ke saya benar tidaknya perlu konfirmasi juga kan kepada si oknum ibu guru itu,” ucap Pepeng.

Ia juga menambahkan bahwa total tekanan yang dialami korban disebut bisa mencapai angka yang sangat besar.

Aduan resmi ke Dispendikbud Situbondo

Pepeng menegaskan bahwa permasalahan utama dalam kasus ini bukan pada aktivitas VCS itu sendiri, melainkan dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut terhadap korban.

“Ini guru aktif, sudah saya cek kebenarannya. Saya juga sudah mengadukan tindakan ibu guru ini kepada Dispendikbud Situbondo,” Papar Pepeng.

Ia berharap pihak Dispendikbud Situbondo segera menindaklanjuti laporan tersebut secara serius. Menurutnya, langkah tegas diperlukan terhadap dugaan pelanggaran etik yang dilakukan tenaga pendidik tersebut, bahkan ia berharap ada tindakan pemecatan.

“Sementara saya tidak mengambil jalur hukum, saya hanya mengadukan kepada Dispendikbud,” tegas Pepeng.

Dispendikbud Situbondo belum memberikan keterangan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Situbondo, Sopan Efendi, belum berhasil dimintai keterangan terkait kasus ini.

Saat didatangi ke kantornya, ia disebut sedang mengikuti rapat daring (zoom meeting). Informasi tersebut disampaikan oleh petugas resepsionis Dispendikbud Situbondo.

Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon dan aplikasi WhatsApp juga belum mendapatkan respons hingga berita ini diturunkan.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Video VCS Oknum Guru SD Situbondo Viral, Aduan Resmi Masuk Dispendikbud, Diduga Rekam dan Peras Korban
  • Video VCS Oknum Guru SD Situbondo Viral, Aduan Resmi Masuk Dispendikbud, Diduga Rekam dan Peras Korban
  • Video VCS Oknum Guru SD Situbondo Viral, Aduan Resmi Masuk Dispendikbud, Diduga Rekam dan Peras Korban
  • Video VCS Oknum Guru SD Situbondo Viral, Aduan Resmi Masuk Dispendikbud, Diduga Rekam dan Peras Korban
  • Video VCS Oknum Guru SD Situbondo Viral, Aduan Resmi Masuk Dispendikbud, Diduga Rekam dan Peras Korban
  • Video VCS Oknum Guru SD Situbondo Viral, Aduan Resmi Masuk Dispendikbud, Diduga Rekam dan Peras Korban
Advertisement
Advertisement
Advertisement