Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| LIVE

ACARA: Pertunjukan bakat seni siswa/i PAUD Cahaya Pertama Abadi (CPA) Kota Batu, Jawa Timur. Kegiatan seremonial dalam rangka Hari Kartini 2026 di sekolah milik Yuni Shara.

Viral Ayah Bakar Ijazah dan Seragam Anak di Lombok Barat usai Kasus Pernikahan Dini

Viral ayah bakar ijazah dan seragam anak di Lombok Barat akibat pernikahan dini. Peristiwa ini bikin heboh warganet dan jadi sorotan media sosial.

Viral Ayah Bakar Ijazah dan Seragam Anak di Lombok Barat usai Kasus Pernikahan Dini
Viral Ayah Bakar Ijazah dan Seragam Anak di Lombok Barat usai Kasus Pernikahan Dini

PEWARTA.CO.ID — Sebuah video yang menampilkan aksi seorang ayah membakar ijazah, seragam sekolah, buku tulis, hingga sepatu milik anak perempuannya mendadak viral di media sosial.

Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan dipicu oleh kekecewaan mendalam sang ayah setelah putrinya yang masih duduk di kelas II SMP memutuskan menikah di usia dini.

Kekecewaan sang ayah

Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat sang ayah meluapkan rasa kecewa karena merasa gagal dalam mendidik anaknya. Ungkapan emosional tersebut kemudian menjadi sorotan publik setelah video itu diunggah dan tersebar di berbagai platform media sosial.

Pria tersebut juga menyampaikan harapannya agar kejadian serupa tidak dialami oleh orang tua lain yang memiliki anak perempuan yang masih bersekolah.

“Rasa kekecewaan orang tua gagal mendidik anak. Semoga tidak dialami sama teman-teman yang punya anak cewek masih sekolah. Cukup saya saja yang merasakannya,” ujar pria tersebut dalam video yang turut diunggah akun Instagram Okezone.

Kronologi peristiwa pernikahan dini

Peristiwa ini turut dibenarkan oleh kepala desa setempat. Ia menjelaskan bahwa aksi pembakaran perlengkapan sekolah tersebut dilakukan karena adanya rasa kecewa dari orang tua terhadap keputusan anak yang memilih menikah di usia yang masih sangat muda.

Menurut keterangan pemerintah desa, kejadian bermula ketika remaja perempuan itu belum juga pulang ke rumah hingga sekitar pukul 21.00 Wita setelah pergi bersama kekasihnya. Kondisi tersebut membuat sang ayah merasa cemas dan kemudian berupaya mencari keberadaan anaknya.

Setelah berhasil ditemukan, sang ayah membawa putrinya ke rumah keluarga dari pihak kekasih. Tidak lama setelah itu, proses pernikahan keduanya dilangsungkan sesuai dengan adat yang berlaku di lingkungan setempat.

Upaya edukasi dari pemerintah desa

Pemerintah desa juga mengungkapkan bahwa selama ini berbagai upaya sosialisasi mengenai pentingnya usia matang dalam pernikahan sudah sering dilakukan di tingkat dusun. Namun demikian, meski edukasi telah diberikan, pernikahan tersebut tetap berlangsung dan menjadi perhatian warga sekitar.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Viral Ayah Bakar Ijazah dan Seragam Anak di Lombok Barat usai Kasus Pernikahan Dini
  • Viral Ayah Bakar Ijazah dan Seragam Anak di Lombok Barat usai Kasus Pernikahan Dini
  • Viral Ayah Bakar Ijazah dan Seragam Anak di Lombok Barat usai Kasus Pernikahan Dini
  • Viral Ayah Bakar Ijazah dan Seragam Anak di Lombok Barat usai Kasus Pernikahan Dini
  • Viral Ayah Bakar Ijazah dan Seragam Anak di Lombok Barat usai Kasus Pernikahan Dini
  • Viral Ayah Bakar Ijazah dan Seragam Anak di Lombok Barat usai Kasus Pernikahan Dini
Advertisement
Advertisement
Advertisement