Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

3 Fakta PHK Massal Tokopedia Juli 2026, TikTok Buka Suara soal Alasan Restrukturisasi

PHK massal Tokopedia Juli 2026 kembali jadi sorotan. Simak fakta PHK Tokopedia, alasan TikTok, restrukturisasi, dan komitmen investasi perusahaan.

3 Fakta PHK Massal Tokopedia Juli 2026, TikTok Buka Suara soal Alasan Restrukturisasi
3 Fakta PHK Massal Tokopedia Juli 2026, TikTok Buka Suara soal Alasan Restrukturisasi

PEWARTA.CO.ID — Kabar mengenai PHK massal Tokopedia kembali menjadi perhatian publik setelah beredar informasi bahwa perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja pada awal Juli 2026. Isu tersebut bahkan menyebut jumlah karyawan yang terdampak mencapai hingga 90 persen dari total pegawai.

Gelombang pemutusan hubungan kerja ini menambah daftar restrukturisasi yang telah dilakukan Tokopedia dalam beberapa tahun terakhir. Sejak resmi berada di bawah kepemilikan mayoritas TikTok pada akhir 2023, perusahaan tercatat beberapa kali melakukan efisiensi organisasi.

PHK sebelumnya terjadi pada Juni 2024 dan kembali berlangsung pada pertengahan 2025. Kini, restrukturisasi kembali dilakukan pada awal Juli 2026.

Menanggapi kabar tersebut, TikTok sebagai pemegang saham mayoritas Tokopedia akhirnya memberikan penjelasan terkait alasan di balik langkah tersebut. Perusahaan menegaskan keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

1. TikTok sebut restrukturisasi untuk mendukung pertumbuhan bisnis

TikTok menjelaskan bahwa penyesuaian organisasi dilakukan pada divisi riset dan pengembangan atau research and development (R&D). Langkah ini disebut sebagai upaya memperkuat fondasi bisnis sekaligus meningkatkan dukungan bagi para kreator dan penjual yang menggunakan platform.

"Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan (R&D) pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," kata Juru Bicara TikTok saat dihubungi, Jumat (3/7/2026).

Menurut perusahaan, penyelarasan organisasi menjadi bagian dari strategi untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan di masa mendatang.

2. TikTok akui PHK bukan keputusan yang mudah

Dalam keterangannya, TikTok juga mengakui bahwa keputusan melakukan pemutusan hubungan kerja bukan langkah yang ringan. Perusahaan menyatakan tetap berupaya memberikan pendampingan kepada para pekerja yang terdampak selama proses transisi berlangsung.

"Ini bukan keputusan yang mudah, dan kami fokus untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan kami yang terdampak selama masa transisi ini," lanjutnya.

Pernyataan tersebut menjadi respons resmi perusahaan di tengah berbagai informasi yang beredar mengenai proses restrukturisasi Tokopedia.

3. Komitmen investasi di Tokopedia tetap berlanjut

Meski melakukan penyesuaian organisasi, TikTok memastikan komitmennya untuk terus mengembangkan Tokopedia sebagai salah satu platform e-commerce di Indonesia.

Perusahaan menegaskan investasi akan terus dilakukan demi meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna maupun penjual. Selain itu, TikTok juga menyatakan akan terus mendukung pertumbuhan pelaku usaha lokal melalui penguatan ekosistem perdagangan digital.

"Kami akan terus berinvestasi untuk menjadikan Tokopedia sebagai platform yang lebih baik bagi pengguna dan penjual kami, serta terus memberdayakan pelaku usaha lokal dalam membangun ekosistem e-commerce yang berkelanjutan di Indonesia.” kata Juru Bicara TikTok.

Belum ada rincian jumlah karyawan terdampak

Walaupun telah mengonfirmasi adanya restrukturisasi, TikTok belum mengungkap secara rinci unit kerja yang terdampak maupun jumlah pasti karyawan yang terkena PHK.

Perusahaan juga belum memberikan konfirmasi terhadap informasi yang beredar di media sosial mengenai besarnya jumlah pegawai yang disebut terdampak dalam proses pengurangan tenaga kerja tersebut. Hingga kini, rincian resmi mengenai skala PHK masih belum disampaikan oleh manajemen.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • 3 Fakta PHK Massal Tokopedia Juli 2026, TikTok Buka Suara soal Alasan Restrukturisasi
  • 3 Fakta PHK Massal Tokopedia Juli 2026, TikTok Buka Suara soal Alasan Restrukturisasi
  • 3 Fakta PHK Massal Tokopedia Juli 2026, TikTok Buka Suara soal Alasan Restrukturisasi
  • 3 Fakta PHK Massal Tokopedia Juli 2026, TikTok Buka Suara soal Alasan Restrukturisasi
  • 3 Fakta PHK Massal Tokopedia Juli 2026, TikTok Buka Suara soal Alasan Restrukturisasi
  • 3 Fakta PHK Massal Tokopedia Juli 2026, TikTok Buka Suara soal Alasan Restrukturisasi
Advertisement
Advertisement
Advertisement