Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi meresmikan proyek konservasi dan restorasi Candi Prambanan di Yogyakarta pada Rabu (8/7/2026).

Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad, Jutaan Pelayat Serukan Balas Dendam kepada AS dan Israel

Ali Khamenei dimakamkan di Mashhad dengan dihadiri jutaan pelayat. Pemakaman Ali Khamenei diwarnai seruan balas dendam kepada AS dan Israel.

Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad, Jutaan Pelayat Serukan Balas Dendam kepada AS dan Israel
Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad, Jutaan Pelayat Serukan Balas Dendam kepada AS dan Israel

PEWARTA.CO.ID — Jutaan warga Iran memadati Kota Mashhad untuk mengantarkan jenazah mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, ke tempat peristirahatan terakhirnya. Prosesi pemakaman berlangsung dengan pengamanan ketat dan diwarnai seruan balas dendam terhadap Amerika Serikat (AS) serta Israel.

Menurut laporan media pemerintah Iran, pemakaman di kota kelahiran Khamenei itu menjadi penutup rangkaian upacara penghormatan yang telah berlangsung selama enam hari. Selain doa bersama, massa juga menyampaikan penolakan terhadap segala bentuk kompromi dengan pihak yang dianggap sebagai musuh Teheran.

Prosesi pemakaman berakhir di Makam Razavi

Kantor berita IRNA melaporkan prosesi pemakaman resmi selesai sekitar pukul 22.00 waktu setempat pada Kamis (9/7/2026). Salat jenazah digelar di Makam Razavi dan dipimpin oleh putra sulung Ali Khamenei, Hojjatoleslam Seyyed Mostafa Hosseini Khamenei.

Sepanjang prosesi, para pelayat meneriakkan slogan "Matilah Amerika", "Matilah Israel", dan "Matilah para penentang Velayat-e Faqih (Perwalian Ulama Islam)". Massa juga membawa bendera merah yang melambangkan tuntutan pembalasan, berdampingan dengan bendera nasional Iran.

Jenazah Khamenei kemudian dimakamkan di kompleks Makam Imam Reza, salah satu tempat paling suci bagi umat Muslim Syiah di Iran. Lokasi tersebut disebut merupakan tempat yang telah dipilih Khamenei dalam wasiatnya.

Dimakamkan bersama anggota keluarga

Ali Khamenei dimakamkan bersama sejumlah anggota keluarganya yang menjadi korban serangan AS dan Israel pada 28 Februari lalu. Mereka terdiri atas cucu perempuannya yang masih bayi, menantu laki-laki, putrinya, serta istri Mojtaba Khamenei, Zahra Haddad Adel.

Serangan tersebut juga dilaporkan menewaskan sejumlah petinggi militer Iran serta sekitar 160 anak sekolah.

Setelah insiden itu, Iran disebut segera melakukan serangan balasan dengan mengambil alih Selat Hormuz dan melancarkan rudal serta drone ke sejumlah negara monarki Teluk yang bersekutu dengan Amerika Serikat.

Jutaan pelayat padati Mashhad

Sejak pagi hari, warga yang sebagian besar mengenakan pakaian hitam mulai memadati jalur menuju lokasi pemakaman. Meski suhu udara mendekati 40 derajat Celsius, arus pelayat terus berdatangan sambil membawa bendera merah sebagai simbol tuntutan balas dendam.

Karena kepadatan massa di jalur utama, jenazah Khamenei diangkut menggunakan helikopter menuju lokasi pemakaman untuk tahapan terakhir prosesi.

Di tengah situasi keamanan yang masih memanas, setidaknya satu jet tempur mengawal pesawat yang membawa peti jenazah menuju Mashhad. Pengawalan dilakukan di tengah meningkatnya kembali ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, meski sebelumnya kedua pihak telah menyepakati penghentian perang melalui mediasi Pakistan.

Mojtaba Khamenei kembali tidak terlihat

Prosesi pemakaman juga memunculkan perhatian terhadap keberadaan Mojtaba Khamenei yang selama ini disebut sebagai penerus Ali Khamenei.

Sejumlah pengamat menilai absennya Mojtaba menjadi sorotan karena ia belum pernah muncul di hadapan publik sejak dikabarkan mengalami luka dalam serangan yang menewaskan ayah dan beberapa anggota keluarganya.

Meski Mostafa Khamenei beserta anggota keluarga lain dan sejumlah pejabat tinggi hadir dalam salat jenazah, Mojtaba tidak tampak hingga seluruh rangkaian acara berakhir.

Seruan balas dendam menggema

Suasana duka di Mashhad dipenuhi tuntutan pembalasan terhadap Amerika Serikat dan Israel. Koresponden AFP melaporkan para pelayat mengenakan pakaian serba hitam sambil mengibarkan bendera merah.

Mereka juga meneriakkan berbagai slogan yang menolak kompromi dengan Washington serta mengecam Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Di antara massa tampak spanduk bertuliskan "hei Trump, kami akan membunuhmu" dalam bahasa Inggris. Spanduk lain menampilkan gambar Netanyahu disertai pesan berbahasa Inggris, "Akan ada pertumpahan darah."

"Kehilangan pemimpin lebih berat daripada kehilangan orang tua kami," kata Hoda (35), seorang ibu rumah tangga yang menghadiri pemakaman.

"Hanya kematian Trump dan Netanyahu yang akan meredakan rasa sakit kami. Seharusnya tidak ada kompromi sama sekali," katanya kepada AFP, merujuk pada kesepakatan dengan AS yang mengakhiri permusuhan selama berbulan-bulan pada pertengahan Juni.

"Semua orang di sini menginginkan balas dendam," kata Mohammad Afsharian (41), seorang pemilik toko.

"Saya tidak tahu bagaimana kelanjutan diplomasi dan kebijakan untuk melanjutkan diplomasi, tetapi semua orang membawa bendera merah sebagai tanda keinginan untuk membalas dendam," katanya.

"Hanya balas dendam, hanya balas dendam yang dapat meredakan rasa sakit," kata Tahereh Rahmani (37), seorang kepala sekolah. "Kami di sini dengan bendera merah kami untuk menyerukan balas نেনদام (dendam) atas pemimpin kami."

Di sekitar kompleks makam, banyak keluarga juga membawa anak-anak mereka yang mengenakan topi berwarna bendera Iran sebagai bagian dari prosesi penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad, Jutaan Pelayat Serukan Balas Dendam kepada AS dan Israel
  • Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad, Jutaan Pelayat Serukan Balas Dendam kepada AS dan Israel
  • Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad, Jutaan Pelayat Serukan Balas Dendam kepada AS dan Israel
  • Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad, Jutaan Pelayat Serukan Balas Dendam kepada AS dan Israel
  • Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad, Jutaan Pelayat Serukan Balas Dendam kepada AS dan Israel
  • Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad, Jutaan Pelayat Serukan Balas Dendam kepada AS dan Israel
Advertisement
Advertisement
Advertisement