Breaking! AS Kembali Serang Iran, Korban Jiwa Berjatuhan usai Serangan di Mahshahr dan Pelabuhan Jask
![]() |
| Breaking! AS Kembali Serang Iran, Korban Jiwa Berjatuhan usai Serangan di Mahshahr dan Pelabuhan Jask |
PEWARTA.CO.ID — Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali menjadi sorotan setelah aksi saling serang kedua negara terus berlanjut dalam beberapa hari terakhir.
Situasi terbaru dilaporkan memicu korban jiwa di sejumlah wilayah Iran usai serangan yang terjadi di tengah meningkatnya eskalasi di kawasan Selat Hormuz.
Berdasarkan laporan kantor berita IRNA yang dikutip dari Al Jazeera pada Senin (13/7/2026), militer Amerika Serikat melancarkan serangan ke beberapa lokasi di Iran. Serangan tersebut disebut terjadi setelah ketegangan kedua negara kembali meningkat.
BACA JUGA!
AS Serang Iran Lagi, Ledakan Hebat Guncang Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
Serangan di Mahshahr timbulkan korban
Seorang pejabat senior di Provinsi Khuzestan mengungkapkan bahwa sebuah proyektil menghantam stasiun pompa air pertanian di wilayah Mahshahr.
Akibat insiden itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka.
Wakil Gubernur Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Khuzestan, Valiollah Hayati, menyebut serangan berlangsung pada dini hari waktu setempat. Korban yang meninggal merupakan penjaga yang bertugas di fasilitas tersebut.
“Saat ini tim darurat dan medis sedang memantau kondisi para korban yang terluka,” ujar Valiollah Hayati.
Pelabuhan Jask juga menjadi sasaran
Selain Mahshahr, serangan udara Amerika Serikat juga dilaporkan menghantam kawasan Pelabuhan Jask.
Dalam serangan itu, seorang perwira militer Iran dilaporkan tewas.
“Letnan Hamidreza Dehghani, dari angkatan laut angkatan bersenjata Republik Islam, gugur dalam serangan teroris kriminal tadi malam oleh Amerika Serikat di pelabuhan Jask,” kata seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, melansir Al Jazeera.
Serangan terbaru ini menambah daftar insiden yang terjadi di tengah memanasnya hubungan antara Amerika Serikat dan Iran, menyusul eskalasi yang berkembang di sekitar Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir.
| 📡 LIVE