Bocah 9 Tahun di Bekasi Diduga Tertembak Peluru Nyasar Saat Bermain, Polisi Temukan Proyektil
![]() |
| Ilustrasi. Peluru nyasar |
PEWARTA.CO.ID — Seorang bocah perempuan berusia 9 tahun berinisial A diduga menjadi korban peluru nyasar saat bermain bersama teman-temannya di wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Korban diketahui mengalami luka di bagian dada setelah diduga terkena benda yang menghantam tubuhnya ketika sedang bermain di area yang berbatasan dengan persawahan. Usai mengeluhkan rasa sakit, warga segera memberikan pertolongan dan membawanya ke fasilitas kesehatan.
Korban sempat menjalani penanganan di klinik terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, untuk memperoleh perawatan medis lebih lanjut.
Polisi benarkan kejadian
Kapolsek Setu Ajun Komisaris Polisi Usep Aramsyah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban mengalami luka pada bagian dada.
"(Korban terluka) Di bagian dada," kata Usep, Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden bermula ketika korban bermain bersama sejumlah rekannya di sekitar lokasi kejadian. Secara tiba-tiba, korban merasakan ada sesuatu yang menghantam dadanya hingga menimbulkan rasa sakit.
Melihat kondisi korban, teman-temannya langsung berteriak meminta bantuan. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian datang memberikan pertolongan sebelum membawa korban ke klinik dan selanjutnya dirujuk ke rumah sakit.
"Tiba-tiba merasa terkena sesuatu di bagian dadanya dan terasa sakit, kemudian temennya berteriak minta tolong dan dibantu warga korban dibawa klinik kemudian dirujuk ke rumah sakit," ujarnya.
Polisi temukan proyektil di lokasi
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi mengamankan satu benda yang diduga merupakan proyektil senapan angin.
Barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan guna mengungkap asal proyektil yang melukai korban.
"(Barang bukti diamankan) diduga 1 butir proyektil senapan angin," ujarnya.
Selain mengamankan barang bukti, penyidik juga meminta keterangan dari sejumlah saksi. Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri sumber proyektil sekaligus mengetahui siapa yang diduga melepaskannya.
Korban berangsur pulih
Hingga saat ini, kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap kronologi lengkap serta asal peluru yang diduga mengenai korban.
Sementara itu, kondisi bocah berusia 9 tahun tersebut dilaporkan terus membaik setelah menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Fatmawati.
"Korban saat ini masih dirawat untuk pemulihan di RS Fatmawati Jakarta, dan kondisinya sudah stabil," pungkasnya.
| 📡 LIVE