Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

Gunung Semeru Kembali Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter

Gunung Semeru kembali meletus dengan semburan abu vulkanik 1.000 meter. Warga diimbau waspada potensi awan panas dan lahar di sejumlah aliran sungai.

Gunung Semeru Kembali Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
Gunung Semeru Kembali Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter

PEWARTA.CO.ID — Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Senin (6/7/2026). Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu dilaporkan mengalami erupsi dengan lontaran abu vulkanik yang mencapai ketinggian sekitar 1.000 meter dari puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Sigit Rian Alfian, menjelaskan bahwa kolom letusan terpantau mencapai sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru dengan tinggi kolom letusan teramati ± 1000 m di atas puncak (± 4676 m di atas permukaan laut)," ujar petugas pos pengamat gunung api, Sigit Rian Alfian dikutip melalui website Magma ESDM.

Sebaran abu vulkanik ke arah timur

Saat erupsi terjadi, kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Arah penyebarannya dominan menuju timur laut dan timur dari puncak gunung.

Aktivitas letusan ini juga terekam jelas oleh seismograf. Tercatat amplitudo maksimum mencapai 22 mm dengan durasi gempa erupsi selama 134 detik.

Zona bahaya dan imbauan warga

Pihak berwenang mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan dalam radius 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang aliran Besuk Kobokan.

"Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," sambungnya.

Sigit juga menegaskan bahwa masyarakat tidak diperbolehkan mendekati area dalam radius 5 kilometer dari puncak Gunung Semeru karena masih sangat rawan terhadap lontaran material batuan vulkanik.

Selain itu, warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, hingga aliran lahar yang dapat melintasi sungai-sungai berhulu di puncak Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," pungkasnya.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Gunung Semeru Kembali Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
  • Gunung Semeru Kembali Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
  • Gunung Semeru Kembali Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
  • Gunung Semeru Kembali Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
  • Gunung Semeru Kembali Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
  • Gunung Semeru Kembali Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
Advertisement
Advertisement
Advertisement