Harga Bawang Putih 14 Juli 2026 Hari Ini Naik 5 Persen, Daging Sapi Tembus Rp151 Ribu per Kg
![]() |
| Harga Bawang Putih 14 Juli 2026 Hari Ini Naik 5 Persen, Daging Sapi Tembus Rp151 Ribu per Kg |
PEWARTA.CO.ID — Pergerakan harga pangan kembali menjadi perhatian masyarakat setelah sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan dalam perdagangan hari ini.
Harga bawang putih, beras, daging sapi, hingga telur ayam tercatat naik berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia.
Data PIHPS Bank Indonesia pada Selasa (14/7/2026) pukul 09.30 WIB menunjukkan mayoritas bahan pangan mengalami peningkatan harga. Kenaikan tersebut terjadi pada berbagai komoditas yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Harga bawang dan beras mengalami kenaikan
Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan harga adalah bawang merah dan bawang putih. Harga bawang merah tercatat meningkat 8,92 persen menjadi Rp50.700 per kilogram.
Sementara itu, harga bawang putih naik sebesar 5,12 persen hingga mencapai Rp46.200 per kilogram. Kenaikan ini membuat harga bumbu dapur tersebut semakin menjadi perhatian konsumen.
Selain bawang, sejumlah kategori beras juga mengalami peningkatan harga. Beras kualitas bawah I naik 10,54 persen menjadi Rp16.250 per kilogram.
Beras kualitas bawah II juga mengalami kenaikan sebesar 7,59 persen menjadi Rp15.600 per kilogram. Kenaikan turut terjadi pada beras medium dan premium.
Untuk beras kualitas medium I, harga naik 6,12 persen menjadi Rp17.350 per kilogram. Kemudian beras medium II meningkat 1,86 persen menjadi Rp16.450 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super I mengalami kenaikan 6,52 persen menjadi Rp18.800 per kilogram. Beras kualitas super II juga naik 3,21 persen dengan harga mencapai Rp17.700 per kilogram.
Harga cabai bergerak beragam
Berbeda dengan bawang dan beras, pergerakan harga cabai menunjukkan kondisi yang beragam. Beberapa jenis cabai mengalami penurunan, sementara jenis lainnya justru mengalami kenaikan.
Harga cabai merah besar tercatat turun 7,14 persen menjadi Rp46.200 per kilogram. Cabai rawit hijau juga mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 28,14 persen menjadi Rp36.000 per kilogram.
Namun, harga cabai merah keriting naik 2,98 persen menjadi Rp51.800 per kilogram. Cabai rawit merah turut mengalami kenaikan 3,23 persen dengan harga berada di level Rp63.900 per kilogram.
Daging sapi tembus Rp151 ribu per kilogram
Komoditas protein hewani juga mengalami perubahan harga. Harga daging ayam ras segar tercatat naik cukup tinggi sebesar 13,7 persen menjadi Rp41.900 per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi kualitas I meningkat 0,86 persen menjadi Rp151.650 per kilogram. Untuk daging sapi kualitas II, kenaikannya mencapai 3,19 persen menjadi Rp145.650 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas gula pasir. Gula pasir kualitas premium naik 9,85 persen menjadi Rp22.300 per kilogram.
Sedangkan gula pasir lokal mengalami kenaikan tipis sebesar 0,52 persen dengan harga berada di angka Rp19.150 per kilogram.
Harga minyak goreng dan telur ikut berubah
Pergerakan harga juga terjadi pada komoditas minyak goreng. Minyak goreng curah mengalami kenaikan sebesar 3,89 persen menjadi Rp21.350 per liter.
Untuk minyak goreng kemasan bermerek I, harga meningkat 3,09 persen menjadi Rp25.000 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek II justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,21 persen menjadi Rp23.350 per liter.
Selain itu, harga telur ayam ras segar juga mengalami kenaikan meski relatif kecil. Komoditas tersebut naik 0,69 persen menjadi Rp29.250 per kilogram.
Perubahan harga sejumlah bahan pangan ini menunjukkan adanya pergerakan yang cukup dinamis pada pasar kebutuhan pokok. Masyarakat pun perlu mencermati perkembangan harga sebelum melakukan pembelian dalam jumlah besar.
| 📡 LIVE