Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

BREAKING NEWS: Siaran langsung Rapat Paripurna DPR RI Bahas Pengesahan RUU Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Turki & Malaysia, pada Selasa (21/7/2026).

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun Lagi pada Agustus 2026, Ini Sinyal dari Menteri ESDM

Harga BBM nonsubsidi berpotensi turun lagi pada Agustus 2026. Menteri ESDM mengungkap penyesuaian harga BBM mengikuti tren harga minyak dunia.

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun Lagi pada Agustus 2026, Ini Sinyal dari Menteri ESDM
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun Lagi pada Agustus 2026, Ini Sinyal dari Menteri ESDM

PEWARTA.CO.ID — Harga BBM nonsubsidi kembali berpeluang mengalami penurunan pada Agustus 2026. Pemerintah membuka kemungkinan penyesuaian tarif apabila tren pelemahan harga minyak mentah dunia terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah saat ini sedang mengkaji perkembangan harga minyak global sebelum memutuskan langkah lanjutan terkait harga BBM nonsubsidi.

Pemerintah siapkan pembahasan bersama badan usaha

Bahlil mengungkapkan pihaknya akan menggelar rapat bersama PT Pertamina (Persero) serta sejumlah badan usaha penyedia BBM lainnya untuk membahas peluang penyesuaian harga sesuai kondisi pasar minyak dunia.

"Saya sudah menghitung dan saya akan melakukan rapat dengan badan usaha dari Pertamina maupun beberapa badan usaha lain. Ketika harga minyak dunia turun, kita akan menyesuaikan," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 20 Juli 2026.

Meski peluang penurunan harga terbuka, pemerintah masih mencermati dinamika harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) serta pergerakan harga minyak dunia yang dinilai masih berubah-ubah.

Penyesuaian harga harus seimbang

Menurut Bahlil, kebijakan terkait harga BBM nonsubsidi tidak hanya mempertimbangkan kepentingan masyarakat sebagai pengguna, tetapi juga menjaga keberlangsungan pelaku usaha di sektor minyak dan gas.

"Jadi dalam kondisi seperti ini kita mencari formulasi yang bijak, yang tidak memberatkan rakyat pengguna, khususnya yang nonsubsidi. Ini kan totalnya 20 persen, ini saudara-saudara kita yang mampu. Tapi juga kita tidak memberatkan pelaku usaha di sektor perminyakan," kata Bahlil.

Pasokan energi dipastikan aman hingga akhir tahun

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil menyampaikan bahwa dirinya telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dengan sejumlah negara.

Ia memastikan pasokan energi nasional berada dalam kondisi aman hingga penghujung tahun.

"Alhamdulillah kita juga clear sampai dengan insya Allah akhir tahun nggak ada masalah. Sudah barang tentu kita juga memastikan bahwa kenaikan terhadap BBM subsidi insya Allah enggak ada kenaikan sama sekali," pungkas Bahlil.

Sebelumnya, pada 1 Juli 2026, harga BBM nonsubsidi telah mengalami penurunan. Penyesuaian harga tersebut dilakukan secara bersamaan oleh Pertamina, Shell, Vivo, dan BP terhadap produk BBM nonsubsidi yang mereka pasarkan.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun Lagi pada Agustus 2026, Ini Sinyal dari Menteri ESDM
  • Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun Lagi pada Agustus 2026, Ini Sinyal dari Menteri ESDM
  • Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun Lagi pada Agustus 2026, Ini Sinyal dari Menteri ESDM
  • Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun Lagi pada Agustus 2026, Ini Sinyal dari Menteri ESDM
  • Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun Lagi pada Agustus 2026, Ini Sinyal dari Menteri ESDM
  • Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun Lagi pada Agustus 2026, Ini Sinyal dari Menteri ESDM
Advertisement
Advertisement
Advertisement