Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

HUT Bhayangkara ke-80, Prabowo Beri 6 Pesan Penting untuk Polri Agar Tetap Dipercaya Rakyat

HUT Bhayangkara ke-80, Presiden Prabowo beri 6 pesan penting untuk Polri agar tetap dipercaya rakyat, profesional, dan menegakkan hukum secara adil.

HUT Bhayangkara ke-80, Prabowo Beri 6 Pesan Penting untuk Polri Agar Tetap Dipercaya Rakyat
Presiden Prabowo memimpin upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Cikeas.

PEWARTA.CO.ID — Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk menyampaikan sejumlah arahan penting kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Dalam amanatnya pada upacara HUT Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026), Prabowo menekankan pentingnya Polri menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

Presiden meminta seluruh anggota kepolisian terus mempertahankan kepercayaan publik, menjalankan tugas secara profesional, serta memastikan hukum ditegakkan dengan prinsip keadilan.

Menurut Prabowo, kepercayaan masyarakat menjadi salah satu modal utama bagi institusi kepolisian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Prabowo tekankan pentingnya kepercayaan rakyat

Dalam amanatnya, Prabowo menyampaikan enam pesan utama yang harus menjadi pedoman bagi Polri ke depan. Pesan pertama berkaitan dengan menjaga kepercayaan masyarakat.

"Pertama jagalah kepercayaan rakyat. Karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi," ungkap Prabowo dalam amanatnya di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Prabowo menilai keberhasilan seorang polisi tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga dari seberapa besar kepercayaan yang diberikan masyarakat.

Karena itu, ia mengingatkan agar seluruh anggota Polri selalu menjaga integritas dan menunjukkan sikap yang mencerminkan pelayanan kepada rakyat.

Polri diminta selalu dekat dengan masyarakat

Pesan kedua yang disampaikan Presiden adalah agar Polri terus membangun kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, polisi harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

"Datanglah ketika rakyat membutuhkan, dengarkan rakyat, layani rakyat, lindungi rakyat. Jangan justru menyusahkan rakyat."

Prabowo juga mengingatkan bahwa seluruh fasilitas dan dukungan yang diterima aparat negara berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, tugas utama Polri adalah memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik.

"Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat. Semua perlengkapan kita dari rakyat. Karena itu kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita," ujarnya.

Penegakan hukum harus berjalan adil

Dalam pesan ketiganya, Prabowo meminta Polri menjalankan penegakan hukum secara adil tanpa membeda-bedakan pihak tertentu.

Ia menegaskan aparat kepolisian harus berani membela kebenaran dan memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Jangan pernah takut kepada siapa pun, kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa."

Presiden menekankan bahwa keberanian dan keadilan menjadi bagian penting dalam menjaga kehormatan institusi kepolisian.

Profesionalisme dan penguasaan teknologi jadi perhatian

Pesan keempat yang disampaikan Prabowo adalah peningkatan profesionalisme anggota Polri. Ia meminta kepolisian terus mengembangkan kemampuan, termasuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menurutnya, tantangan kejahatan di masa sekarang hingga masa depan akan semakin kompleks. Karena itu, aparat harus memiliki kemampuan yang terus diperbarui.

"Kejahatan masa kini dan masa depan hanya bisa dikalahkan oleh aparat yang selalu belajar, yang cerdas dan yang andal."

Prabowo juga mendorong Polri agar memahami perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, sebagai bagian dari upaya menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Polri harus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak

Selanjutnya, Presiden meminta Polri memperkuat kerja sama dengan berbagai elemen bangsa.

Prabowo menegaskan bahwa kepolisian tidak dapat menjalankan seluruh tugasnya sendirian. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai lembaga dan kelompok masyarakat.

Ia menyebut sinergi perlu dibangun bersama TNI, pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, akademisi, media, pengusaha, petani, nelayan, buruh, hingga seluruh rakyat Indonesia.

Kerja sama tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan serta mendukung pembangunan nasional.

Prabowo ingatkan Polri agar terus berbenah

Pesan terakhir yang disampaikan Presiden adalah agar Polri tidak berhenti melakukan evaluasi dan memperbaiki diri.

Ia meminta seluruh jajaran kepolisian tetap rendah hati meskipun memiliki peran besar sebagai institusi negara.

"Jangan sombong. Semakin berisi semakin menunduk. Rendah hati tidak berarti rendah diri. Justru mereka yang kuat akan semakin sopan dan semakin berperilaku baik."

Prabowo menyebut institusi yang kuat adalah lembaga yang mau mendengar masukan dan berani melakukan perubahan.

"Institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar. Institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah. Institusi yang dicintai oleh rakyat adalah institusi yang selalu rendah hati," ujarnya.

Apresiasi untuk Kapolri dan seluruh jajaran

Pada kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh anggota Polri.

Ia mengapresiasi berbagai langkah pembenahan yang dilakukan kepolisian, mulai dari peningkatan profesionalisme, penguatan disiplin, perbaikan pelayanan publik, hingga kerja sama dengan berbagai unsur bangsa.

"Jagalah kehormatan Kepolisian Republik Indonesia. Dan yang paling penting, jagalah bangsa dan rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Dalam penutup amanatnya, Presiden turut menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT Bhayangkara ke-80.

"Dirgahayu ke-80 Kepolisian Negara Republik Indonesia. Polri untuk masyarakat, Polri Presisi untuk Indonesia Maju. Selalu bersama rakyat, selalu menjaga Indonesia. Polri di depan sebagai Bhayangkara bangsa Indonesia," tutupnya.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • HUT Bhayangkara ke-80, Prabowo Beri 6 Pesan Penting untuk Polri Agar Tetap Dipercaya Rakyat
  • HUT Bhayangkara ke-80, Prabowo Beri 6 Pesan Penting untuk Polri Agar Tetap Dipercaya Rakyat
  • HUT Bhayangkara ke-80, Prabowo Beri 6 Pesan Penting untuk Polri Agar Tetap Dipercaya Rakyat
  • HUT Bhayangkara ke-80, Prabowo Beri 6 Pesan Penting untuk Polri Agar Tetap Dipercaya Rakyat
  • HUT Bhayangkara ke-80, Prabowo Beri 6 Pesan Penting untuk Polri Agar Tetap Dipercaya Rakyat
  • HUT Bhayangkara ke-80, Prabowo Beri 6 Pesan Penting untuk Polri Agar Tetap Dipercaya Rakyat
Advertisement
Advertisement
Advertisement