Iran Klaim Bombardir Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania untuk Kedua Kalinya
![]() |
| Iran Klaim Bombardir Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania untuk Kedua Kalinya |
PEWARTA.CO.ID — Iran mengumumkan telah melancarkan serangan terbaru yang menyasar markas militer Amerika Serikat di Pangkalan Udara Al-Azraq, Yordania. Aksi tersebut diklaim menjadi bagian dari tahap kedelapan operasi militer yang diberi nama "Saeqeh".
Menurut pernyataan militer Iran, gelombang serangan dilakukan menggunakan pesawat nirawak atau drone yang membawa bahan peledak. Target utama disebut berada di kawasan pangkalan yang menjadi lokasi penempatan pesawat tempur F-18 beserta hanggar penyimpanan peralatan militer.
Serangan diklaim menyasar pangkalan Al-Azraq
Dalam pernyataan yang disiarkan IRIB dan dikutip Al Jazeera pada Rabu (15/7/2026), militer Iran menyebut serangan tersebut merupakan kali kedua yang diarahkan ke Pangkalan Udara Al-Azraq di Yordania.
Iran mengklaim drone-drone bermuatan peledak menghantam area yang digunakan sebagai lokasi penempatan jet tempur F-18 serta hanggar peralatan berukuran besar milik Amerika Serikat.
Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai dampak serangan tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban jiwa maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan di pangkalan udara tersebut.
Mojtaba Khamenei tegaskan janji balas dendam
Di tengah meningkatnya ketegangan, Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, kembali menegaskan komitmennya untuk membalas kematian ayahnya sekaligus pendahulunya, Ali Khamenei.
Pernyataan itu disampaikan melalui sebuah pesan yang dibacakan dalam upacara pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran, sebagaimana dilaporkan televisi pemerintah Iran, IRIB.
"Kami berjanji untuk membalaskan darah Anda yang tak bersalah dan semua martir dari dua perang ini dari para pembunuh yang jahat dan tidak terhormat," kata Mojtaba Khamenei dalam pesan tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu.
| 📡 LIVE