Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

BREAKING NEWS: Siaran langsung Rapat Paripurna DPR RI Bahas Pengesahan RUU Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Turki & Malaysia, pada Selasa (21/7/2026).

Kimi K3 Bikin Geger Industri AI, Model Open-Source China Disebut Lebih Unggul dari ChatGPT dan Claude

Kimi K3, model AI open-source China, disebut mengungguli ChatGPT dan Claude dalam pengodean. Simak fakta, harga, dan respons AS.

Kimi K3 Bikin Geger Industri AI, Model Open-Source China Disebut Lebih Unggul dari ChatGPT dan Claude
Kimi K3 Bikin Geger Industri AI, Model Open-Source China Disebut Lebih Unggul dari ChatGPT dan Claude

PEWARTA.CO.ID — Persaingan teknologi kecerdasan buatan (AI) kembali memanas setelah perusahaan rintisan asal China, Moonshot, meluncurkan model AI terbaru bernama Kimi K3. Kehadiran model open-source tersebut menarik perhatian industri teknologi Amerika Serikat (AS) karena dinilai mampu menyaingi, bahkan melampaui, performa sejumlah model AI papan atas buatan perusahaan AS.

Kimi K3 dikembangkan oleh Moonshot, startup yang berbasis di Beijing dan dipimpin oleh seorang pengusaha yang menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Pittsburgh. Model ini disebut mulai mampu menyamai kemampuan versi terbaik Claude milik Anthropic maupun ChatGPT besutan OpenAI.

"Ini mungkin rilis terbesar tahun ini," dan menandai momen ketika model open-source China melampaui model tertutup AS, kata Anastasios Angelopoulos, salah satu pendiri dan CEO Arena, sebuah platform untuk mengevaluasi sistem AI, sebagaimana dilansir AP.

Menurut Arena, Kimi K3 kini berada di posisi teratas untuk kategori kemampuan pengodean front-end, salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur performa model bahasa besar atau large language model (LLM).

"Lebih banyak hasil yang masuk kemungkinan akan terus menunjukkan bahwa ia berada di puncak," kata Angelopoulos di media sosial.

Kimi K3 meluncur jelang pidato Xi Jinping

Peluncuran Kimi K3 berlangsung hanya beberapa saat sebelum Presiden China Xi Jinping membuka Konferensi Kecerdasan Buatan Dunia (World Artificial Intelligence Conference/WAIC) di Shanghai pada Jumat (17/7/2026).

Dalam pidatonya, Xi menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan AI.

"Pengembangan kecerdasan buatan seharusnya bukan pertunjukan solo oleh satu negara saja, melainkan simfoni kerja sama global," kata Xi pada acara tersebut.

Model AI China terus menunjukkan perkembangan

Kehadiran Kimi K3 menambah daftar model AI terbaru dari China yang belakangan mencuri perhatian. Sebelumnya, startup Zhipu atau Z.ai telah memperkenalkan model unggulan GLM-5.2.

Model tersebut disebut telah banyak dimanfaatkan oleh pengembang perangkat lunak di berbagai negara karena dinilai mampu memberikan performa yang mendekati model AI unggulan asal AS dengan biaya penggunaan yang lebih rendah.

Fenomena ini mengingatkan pada gejolak pasar yang terjadi saat DeepSeek merilis model AI barunya pada awal 2025. Meski demikian, tidak semua pihak menilai kekhawatiran terhadap kemajuan AI China tersebut sepenuhnya beralasan.

Huawei ikut pamerkan teknologi AI baru

Dalam konferensi yang berlangsung hingga Senin (20/7/2026), Huawei turut memperkenalkan sistem komputasi AI terbaru bernama Atlas 950 SuperPoD.

Peluncuran perangkat tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa China semakin mampu membangun ekosistem perangkat keras AI secara mandiri, meski masih menghadapi pembatasan impor chip dari Amerika Serikat terhadap produsen seperti Nvidia.

Moonshot sendiri belum mengungkapkan jenis perangkat keras yang digunakan untuk mengembangkan Kimi K3. Namun, perusahaan tersebut diketahui menjalin kerja sama dengan Huawei.

Harga Kimi K3 lebih murah dibanding GPT-5.6 Sol

Berdasarkan laporan analis riset Bank of America yang dirilis Jumat, biaya penggunaan Kimi K3 menjadi yang tertinggi di antara model AI buatan China saat ini.

Meski demikian, tarif tersebut masih lebih dari setengah lebih murah dibandingkan GPT-5.6 Sol, model AI berkinerja tinggi milik OpenAI.

Tuduhan distilasi kembali mencuat

Di tengah meningkatnya kemampuan AI China, sejumlah politisi AS bersama perusahaan AI besar seperti Anthropic dan OpenAI kembali menuding pengembang AI China melakukan praktik distilasi secara ilegal untuk memperoleh teknologi dari model mereka.

Pemerintah China membantah tuduhan tersebut dan menyebut klaim itu sebagai sesuatu yang "tidak berdasar."

Pada Februari lalu, Anthropic menuduh DeepSeek, Moonshot, dan MiniMax melakukan upaya untuk memperoleh kemampuan Claude melalui teknik distilasi.

"mengekstraksi kemampuan Claude secara ilegal untuk meningkatkan model mereka sendiri"

Anthropic menjelaskan bahwa teknik distilasi sebenarnya dapat digunakan secara sah dalam pelatihan model AI. Namun, menurut perusahaan tersebut, praktik itu menjadi persoalan apabila dimanfaatkan pesaing untuk memperoleh kemampuan model lain dalam waktu jauh lebih singkat dan biaya yang lebih rendah dibandingkan mengembangkannya secara mandiri.

Di sisi lain, penggunaan teknologi dari model AI China juga terjadi di Amerika Serikat. Startup Anysphere yang berbasis di San Francisco, pengembang alat pengodean Cursor, mengakui salah satu produk andalannya dibangun menggunakan model K2.5 milik Moonshot.

oja89

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Kimi K3 Bikin Geger Industri AI, Model Open-Source China Disebut Lebih Unggul dari ChatGPT dan Claude
  • Kimi K3 Bikin Geger Industri AI, Model Open-Source China Disebut Lebih Unggul dari ChatGPT dan Claude
  • Kimi K3 Bikin Geger Industri AI, Model Open-Source China Disebut Lebih Unggul dari ChatGPT dan Claude
  • Kimi K3 Bikin Geger Industri AI, Model Open-Source China Disebut Lebih Unggul dari ChatGPT dan Claude
  • Kimi K3 Bikin Geger Industri AI, Model Open-Source China Disebut Lebih Unggul dari ChatGPT dan Claude
  • Kimi K3 Bikin Geger Industri AI, Model Open-Source China Disebut Lebih Unggul dari ChatGPT dan Claude
Advertisement
Advertisement
Advertisement