Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

Menhaj Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Seluruh Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air

Menhaj resmi tutup operasional haji 2026 setelah seluruh jemaah haji Indonesia kembali ke Tanah Air. Siapkan evaluasi layanan menuju musim haji 2027.

Menhaj Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Seluruh Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air
Menhaj Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Seluruh Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air

PEWARTA.CO.ID — Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi dinyatakan berakhir setelah seluruh jemaah haji Indonesia kembali ke Tanah Air. Penutupan ini dilakukan oleh Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, pada Rabu (1/7/2026).

Kepulangan kloter terakhir menjadi penanda berakhirnya rangkaian panjang pelayanan haji tahun ini. Kloter UPG-43 tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 17.05 WITA dengan membawa 242 jemaah.

Seluruh jemaah haji Indonesia telah pulang

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air dengan selamat. Atas nama Kementerian Haji dan Umrah, saya menyatakan operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi secara resmi telah berakhir,” ujar Menhaj di Surabaya.

Dengan kepulangan tersebut, seluruh rangkaian operasional haji 2026 dinyatakan tuntas tanpa meninggalkan proses keberangkatan maupun pemulangan jemaah.

Ratusan kloter dan ratusan ribu jemaah diberangkatkan

Sepanjang penyelenggaraan haji tahun 2026, pemerintah mencatat sebanyak 527 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari 16 embarkasi di seluruh Indonesia.

Total jemaah haji reguler yang diberangkatkan mencapai 202.636 orang. Selain itu, Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) juga turut memberangkatkan 16.585 jemaah haji khusus serta 1.016 petugas haji khusus.

Tantangan pelayanan jemaah dengan beragam kondisi

Tahun ini, penyelenggaraan haji dihadapkan pada tantangan besar, terutama dalam memberikan layanan bagi jemaah dengan kondisi yang sangat beragam.

Tercatat terdapat 44.247 jemaah lanjut usia, 170.700 jemaah berisiko tinggi, 370 jemaah berkebutuhan khusus, serta 275 pengguna kursi roda. Seluruh layanan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, pembinaan ibadah, hingga kesehatan, disiapkan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah.

Layanan haji dalam skala besar

Selama operasional berlangsung, pemerintah juga mencatat distribusi sekitar 24,18 juta boks makanan kepada jemaah.

Dari sisi transportasi, sebanyak 15.212 bus antarkota perhajian dioperasikan, ditambah 11.990 trip bus shalawat untuk mendukung mobilitas jemaah di Tanah Suci.

Layanan kesehatan turut diperkuat dengan sistem berlapis, mulai dari tenaga kesehatan di setiap kloter, klinik satelit, Klinik Kesehatan Haji Indonesia, hingga kerja sama dengan rumah sakit di Arab Saudi.

Inovasi dan perbaikan tata kelola haji

Dalam aspek tata kelola, Kementerian Haji dan Umrah juga memperkenalkan sejumlah pembaruan. Di antaranya adalah sistem alokasi kuota provinsi yang lebih adil, penurunan biaya haji tanpa mengurangi kualitas layanan, serta penambahan jalur fast track di embarkasi.

Selain itu, digitalisasi layanan serta percepatan kontrak layanan di Arab Saudi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan efisiensi penyelenggaraan haji tahun ini.

Masih ada jemaah dalam perawatan

Meski operasional telah resmi ditutup, pemerintah menegaskan bahwa layanan kepada jemaah belum sepenuhnya berakhir.

Saat ini masih terdapat 60 jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Kementerian Haji dan Umrah memastikan proses pendampingan tetap dilakukan hingga seluruh jemaah dinyatakan layak terbang dan dapat dipulangkan ke Indonesia.

Di sisi lain, proses klaim asuransi bagi jemaah yang wafat juga masih berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Evaluasi dan persiapan haji 2027

Menteri Haji dan Umrah menegaskan bahwa penutupan operasional haji bukan akhir dari proses perbaikan layanan. Evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan.

Ia menyebut masih terdapat sejumlah catatan penting, terutama terkait layanan di Mina serta penguatan implementasi istithaah kesehatan jemaah.

“Kami mencatat masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait layanan di Mina dan penguatan implementasi istithaah kesehatan. Seluruh catatan tersebut akan menjadi fokus evaluasi agar penyelenggaraan haji ke depan semakin profesional, aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah,” kata Menhaj.

Apresiasi untuk semua pihak

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya penyelenggaraan haji 2026, mulai dari Presiden RI, DPR RI, Pemerintah Arab Saudi, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, maskapai penerbangan, hingga media massa.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh petugas haji yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, serta jemaah haji Indonesia yang menjaga ketertiban dan kekompakan selama menjalankan ibadah.

“Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur, menjadi pribadi yang saleh secara individu maupun sosial, serta menghadirkan kemaslahatan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Menteri.

Dengan berakhirnya operasional haji 1447 H/2026 M ini, pemerintah mulai bersiap menuju penyelenggaraan haji 2027 dengan komitmen peningkatan layanan yang lebih profesional dan adaptif.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Menhaj Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Seluruh Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air
  • Menhaj Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Seluruh Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air
  • Menhaj Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Seluruh Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air
  • Menhaj Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Seluruh Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air
  • Menhaj Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Seluruh Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air
  • Menhaj Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Seluruh Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air
Advertisement
Advertisement
Advertisement