Prabowo Minta Evaluasi Total Program MBG, SPPG Nakal Bakal Ditertibkan
![]() |
| Prabowo Minta Evaluasi Total Program MBG, SPPG Nakal Bakal Ditertibkan |
PEWARTA.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya memperkuat tata kelola program prioritas pemerintah. Langkah itu juga mencakup penertiban penyelenggara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai tidak menjalankan tugas sesuai ketentuan.
Arahan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Rapat Terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, Panglima TNI, serta para direktur utama BUMN strategis di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Evaluasi menyeluruh Program MBG
Salah satu agenda utama dalam rapat tersebut ialah memperkuat pelaksanaan Program MBG agar berjalan lebih optimal di berbagai daerah.
Melalui keterangan yang diunggah Sekretariat Kabinet di akun Instagram resminya, Presiden meminta evaluasi dilakukan secara menyeluruh, termasuk menindaklanjuti berbagai laporan mengenai pelaksanaan SPPG yang tidak sesuai aturan.
"Terkait Program MBG, Presiden Prabowo meminta dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program, termasuk merespons berbagai laporan yang masuk terkait praktik penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak sesuai ketentuan," tulis keterangan Sekretariat Kabinet lewat akun media sosial Instagram resminya.
Pada akhir rapat, Presiden kembali menegaskan bahwa seluruh program prioritas pemerintah harus dilaksanakan secara disiplin, tepat sasaran, serta terbebas dari berbagai bentuk penyimpangan.
"Tidak boleh ada pelaksanaan yang melenceng dari tujuan maupun pihak-pihak yang memanfaatkan program untuk kepentingan di luar amanat pemerintah," tulis keterangan tersebut.
Pemerintah minta waktu satu bulan untuk pembenahan
Seusai rapat, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pemerintah membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk merampungkan pembenahan berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan Program MBG.
“Mengenai MBG, akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan, ya, satu bulan lagi, satu bulan untuk menyelesaikan merapikan,” ungkap Zulhas.
Menurutnya, pemerintah saat ini sedang melakukan kajian lebih mendalam terhadap berbagai kendala yang ditemukan di lapangan sekaligus menyiapkan langkah perbaikan yang akan diajukan kepada Presiden.
“Setelah itu langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan Bapak Presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya. Tetapi kami akan mengkaji lebih mendalam satu bulan dari hari ini,” katanya.
Penyalahgunaan hingga minimnya SPPG jadi perhatian
Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah persoalan yang memengaruhi pelaksanaan Program MBG.
Masalah tersebut mencakup adanya penyalahgunaan program, penentuan titik penerima manfaat, hingga masih adanya lokasi yang telah ditetapkan sebagai penerima namun belum memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Banyak ya, yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi belum ada SPPG-nya,” tuturnya.
Pembenahan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis agar pelaksanaannya semakin efektif, transparan, serta mampu menjangkau seluruh penerima manfaat sesuai dengan tujuan program.
| 📡 LIVE