Remaja 16 Tahun Tewas Diduga Dikeroyok Usai Tawuran di Koja, Polisi Amankan Lebih dari 10 Orang
![]() |
| Remaja 16 Tahun Tewas Diduga Dikeroyok Usai Tawuran di Koja, Polisi Amankan Lebih dari 10 Orang. (Ilustrasi/Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Seorang remaja berinisial A (16) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan seusai terjadi tawuran antarkelompok di kawasan Kompleks UKA, Koja, Jakarta Utara. Insiden yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial itu terjadi pada Sabtu (18/7/2026) dini hari.
Korban dilaporkan mengalami luka serius akibat serangan menggunakan senjata tajam saat bentrokan berlangsung di sekitar lapangan voli Kompleks UKA.
Polisi masih dalami kasus
Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan ketika tawuran terjadi.
“Korban berinisial A (16) mengalami luka akibat diduga menjadi korban pengeroyokan menggunakan senjata tajam saat bentrokan terjadi di sekitar lapangan voli Kompleks UKA,” kata Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto, Senin (20/7/2026).
Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap peristiwa tersebut. Meski begitu, sejumlah orang telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Sudah diamankan. Lebih dari 10 orang diamankan, masih pendalaman,” ujarnya.
Video kejadian viral di media sosial
Peristiwa yang menewaskan remaja berusia 16 tahun itu turut menjadi sorotan setelah rekaman video kejadian beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, korban terlihat mengenakan kaus berwarna biru dan celana pendek. Rekaman itu memperlihatkan korban sempat berjalan sebelum akhirnya tersungkur akibat kehilangan banyak darah karena luka yang dideritanya.
Sementara itu, jenazah korban dilaporkan telah dibawa ke RS Polri untuk menjalani proses autopsi. Polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut guna mengungkap secara utuh penyebab dan pihak-pihak yang terlibat dalam insiden itu.
| 📡 LIVE