Ronald Koeman Mundur dari Timnas Belanda Usai Gagal di Piala Dunia 2026
![]() |
| Ronald Koeman Mundur dari Timnas Belanda Usai Gagal di Piala Dunia 2026 |
PEWARTA.CO.ID — Kabar mengejutkan datang dari sepak bola Belanda setelah Ronald Koeman resmi menyatakan mundur dari posisi pelatih kepala Tim Nasional Belanda.
Keputusan tersebut diumumkan tidak lama setelah langkah De Oranje terhenti di Piala Dunia 2026.
Belanda harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat dalam turnamen yang berlangsung di Meksiko.
Tim berjuluk De Oranje itu tersingkir pada babak 32 besar usai kalah dari Maroko melalui adu penalti dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Monterrey, Selasa 30 Juni 2026.
Kegagalan tersebut menjadi pukulan berat bagi Belanda yang sebelumnya tampil cukup meyakinkan di fase grup.
Ronald Koeman pun memilih mengambil keputusan besar dengan mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih kepala tim nasional.
Kegagalan Belanda di Piala Dunia 2026
Perjalanan Belanda di Piala Dunia 2026 sebenarnya sempat berjalan positif. Mereka berhasil memuncaki Grup F setelah menunjukkan performa kuat sepanjang babak penyisihan.
Salah satu penampilan terbaik De Oranje terjadi ketika mereka berhasil menghancurkan Swedia dengan skor telak 5-1. Hasil tersebut membuat Belanda dipandang sebagai salah satu tim yang memiliki peluang besar untuk melaju jauh.
Namun, situasi berubah ketika mereka menghadapi Maroko di fase gugur. Belanda kesulitan menembus pertahanan rapat lawan hingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Setelah tersingkir secara dramatis, Ronald Koeman akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan masa baktinya bersama Timnas Belanda.
Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) menyampaikan bahwa sang pelatih telah memberi tahu pihak asosiasi mengenai keputusannya tersebut.
“Ronald Koeman telah memberitahu Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) bahwa ia tidak akan memperpanjang kontraknya sebagai pelatih kepala tim nasional Belanda ketika kontraknya berakhir. Pria berusia 63 tahun itu mengumumkan keputusannya satu hari setelah Belanda tersingkir dari Piala Dunia FIFA 2026,” bunyi pernyataan resmi KNVB, dikutip Rabu (1/7/2026).
Koeman pilih mengakhiri periode kedua bersama De Oranje
Keputusan mundur ini menjadi kali kedua Ronald Koeman meninggalkan kursi pelatih Timnas Belanda. Sebelumnya, ia pernah menangani De Oranje pada periode Februari 2018 hingga Agustus 2020 sebelum memilih menerima tawaran dari Barcelona.
Setelah kekalahan dari Maroko, tekanan besar yang muncul tampaknya menjadi salah satu faktor yang mendorong Koeman mengambil keputusan tersebut.
Melalui pernyataan yang dibagikan KNVB, Koeman mengungkapkan bahwa keputusan meninggalkan tim nasional bukan sesuatu yang mudah karena hubungan erat yang telah terjalin dengan para pemain dan staf kepelatihan.
"Justru karena saya telah bekerja begitu dekat dan intensif dengan staf pelatih dan kelompok pemain ini dalam waktu yang lama, ini bukanlah keputusan yang mudah untuk diambil," ungkap Koeman, mengutip dari Sky Sports, Rabu (1/7/2026).
Pelatih berusia 63 tahun itu juga memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Timnas Belanda selama dirinya menjabat.
“Saya bersyukur dan ingin menyampaikan apresiasi tulus saya atas dedikasi yang ditunjukkan semua orang yang terlibat bersama Oranje selama kedua periode saya sebagai pelatih kepala,” tambahnya.
Alasan keluarga di balik keputusan Ronald Koeman
Selain faktor perjalanan tim di Piala Dunia 2026, Ronald Koeman juga menyebut alasan pribadi sebagai pertimbangan penting dalam keputusan untuk mundur.
Ia mengatakan bahwa kini dirinya ingin memberikan lebih banyak waktu untuk keluarga setelah menjalani periode panjang dalam dunia sepak bola profesional.
"Saya telah memutuskan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama istri, anak-anak, dan cucu-cucu saya. Pada saat ini, rasanya seperti keputusan yang paling tepat dan alami," pungkas Koeman.
Kepergian Ronald Koeman menandai berakhirnya era kepemimpinan sang pelatih bersama Timnas Belanda setelah dua periode berbeda. Kini KNVB harus mencari sosok baru untuk memimpin De Oranje menghadapi tantangan berikutnya.
| 📡 LIVE