Advertisement
Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
| 📡 LIVE

ACARA: Pengajian Akbar bersama KH. Lukman Syafi'i dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2026 / 1 Muharram 1448 H. Disiarkan langsung dari Kediri, Jawa Timur. Dimeriahkan bintang tamu grup lawak Cak Percil Cs.

Ruben Onsu Puji Pelayanan Haji 2026, Sebut Lebih Rapi dan Penuh Kekeluargaan

Selebritas Ruben Onsu melontarkan pujian terhadap pelayanan Haji 2026 yang dinilai lebih rapi, tertata, dan penuh kesan kekeluargaan.

Ruben Onsu Puji Pelayanan Haji 2026, Sebut Lebih Rapi dan Penuh Kekeluargaan
Ruben Onsu Puji Pelayanan Haji 2026, Sebut Lebih Rapi dan Penuh Kekeluargaan

PEWARTA.CO.ID — Pelayanan ibadah haji 2026 mendapat sorotan positif dari selebritas Tanah Air, Ruben Onsu.

Saat menjalankan ibadah umrah di Madinah pada bulan Muharram, Ruben mengaku melihat langsung perubahan dalam penyelenggaraan haji tahun ini yang menurutnya terasa lebih baik dibanding sebelumnya.

Dalam perjalanan umrahnya tersebut, Ruben masih berkesempatan bertemu dengan sejumlah jamaah dan petugas haji. Hal itu terjadi karena jadwal umrah bulan Muharram masih berdekatan dengan keberadaan sebagian jamaah haji Indonesia yang belum kembali ke Tanah Air.

Kepada wartawan Media Center Haji (MCH) 2026, Ruben menyampaikan pandangannya terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah atau 2026 Masehi yang dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Ia mengaku mendengar banyak tanggapan dari berbagai pihak yang menyebut adanya peningkatan dalam sistem pelayanan haji tahun ini.

Ruben Onsu nilai pelayanan haji 2026 lebih teratur

Ruben Onsu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan haji tahun ini. Menurutnya, pelayanan yang diberikan terasa lebih terorganisir dan berjalan lebih tertata.

“Kalau dari aku sih tahun ini, masya Allah ya bagus banget gitu. Lebih rapi, lebih tertata,” ungkap Ruben di Dar Al Taqwa Hotel, Madinah, Ahad (28/6/2026) malam.

Menurut Ruben, perubahan yang paling terlihat berada pada cara kerja para petugas haji. Ia menilai para petugas mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus tetap memberikan pelayanan dengan pendekatan yang lebih dekat kepada jemaah.

Ia menyebut petugas haji saat ini terlihat memiliki konsep kerja yang lebih jelas. Selain itu, suasana pelayanan yang dibangun juga dianggap lebih hangat sehingga membuat jemaah merasa lebih nyaman.

“Ya memang beda ya gitu, bagaimana para petugas haji yang sekarang ini ya lebih terkonsep niat gitu. Dan ya mungkin sama seperti sebelumnya, cuman kalau ini lebih kekeluargaan itu lebih bagus lagi,” jelasnya.

Pendekatan kekeluargaan membuat jemaah lebih nyaman

Bagi Ruben, sisi kekeluargaan menjadi salah satu hal yang paling membedakan pelayanan haji tahun ini. Menurutnya, cara tersebut membuat jemaah tidak merasa sungkan ketika membutuhkan bantuan.

Ia melihat pendekatan yang lebih ramah dari petugas dapat membantu menciptakan suasana ibadah yang lebih tenang. Jemaah pun dinilai bisa menjalankan rangkaian ibadah tanpa rasa khawatir berlebihan.

Ruben sendiri mengaku memiliki rencana untuk menunaikan ibadah haji pada tahun berikutnya. Karena itu, ia berharap kualitas pelayanan yang sudah baik tersebut dapat terus ditingkatkan.

Ia ingin penyelenggaraan haji dari tahun ke tahun semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin beribadah.

“Mudah-mudahan lebih baik deh dari tahun ini. Karena kan setiap tahun kita pasti berharap pengen-nya lebih baik,” ujarnya.

Ruben berharap proses haji semakin dipermudah

Sebagai seseorang yang baru memeluk agama Islam, Ruben juga menyampaikan harapannya agar masyarakat tidak merasa takut atau terbebani dengan berbagai aturan yang berkaitan dengan ibadah haji.

Menurutnya, aturan tetap diperlukan, tetapi jangan sampai proses yang ada membuat calon jemaah merasa kesulitan untuk menjalankan niat beribadah.

"Apapun peraturannya nanti di tahun depan, saya cuman bilang ya kalau Allah mudahin, ya manusia jangan mempersulit lah ya gitu. Sehingga orang nggak ada yang punya rasa takut untuk haji," ujar ayah tiga anak itu.

Selain membahas pelayanan, Ruben turut menyinggung mengenai banyaknya informasi yang beredar sebelum seseorang berangkat ke Tanah Suci.

Ia mengaku sempat mendengar berbagai cerita yang membuat calon jemaah merasa khawatir, mulai dari anggapan mengenai proses yang sulit hingga pengalaman kurang menyenangkan selama berada di Tanah Suci.

Ruben soroti banyaknya informasi yang menakutkan jemaah

Ruben mengatakan bahwa beberapa cerita yang ia dengar sebelum berangkat ternyata tidak sesuai dengan kenyataan ketika dijalani secara langsung.

Menurutnya, pengalaman yang ia rasakan selama menjalankan ibadah justru berbeda dari berbagai kabar yang sebelumnya beredar.

“Karena waktu saya belum umrah, saat itu juga denger kata-kata umrah tuh, wah nanti lu diginiin, wah banyak deh. Ya kan ini orang-orang yang pada kayaknya lebih tau gitu ya. Tapi ternyata kan pas kita jalanin nggak ada tuh (yang terbukti), omongan-omongan kaya gitu,” katanya.

Ia berharap ke depan penyelenggaraan ibadah haji dapat terus berkembang dan memberikan pengalaman yang semakin baik bagi seluruh jamaah.

“Jadi ya kalau aku berharap mudah-mudahan di tahun depan jauh lebih baik lagi," katanya.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
Redaksi Pewarta.co.id
Redaksi Pewarta.co.id
Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

WARTA TERBARU

  • Ruben Onsu Puji Pelayanan Haji 2026, Sebut Lebih Rapi dan Penuh Kekeluargaan
  • Ruben Onsu Puji Pelayanan Haji 2026, Sebut Lebih Rapi dan Penuh Kekeluargaan
  • Ruben Onsu Puji Pelayanan Haji 2026, Sebut Lebih Rapi dan Penuh Kekeluargaan
  • Ruben Onsu Puji Pelayanan Haji 2026, Sebut Lebih Rapi dan Penuh Kekeluargaan
  • Ruben Onsu Puji Pelayanan Haji 2026, Sebut Lebih Rapi dan Penuh Kekeluargaan
  • Ruben Onsu Puji Pelayanan Haji 2026, Sebut Lebih Rapi dan Penuh Kekeluargaan
Advertisement
Advertisement
Advertisement